S E R B U I F F

SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG / serbuiff


    KOLOM BABI, hewan dll tata cara makan dan pantangan Islam

    Share

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    KOLOM BABI, hewan dll tata cara makan dan pantangan Islam

    Post  Admin on Sun Mar 15, 2009 12:23 am

    Ada beberapa sebab kenapa babi diharamkan dalam Islam .... lihat penjelasan dibawah ini :

    Babi atau khinzir (b. Arab: خنزير khinzīr) ialah sejenis haiwan mamalia ungulata yang bermancung panjang dan berhidung leper. Babi adalah omnivor, yang bererti mereka memakan daging dan tumbuh-tumbuhan. Selain itu, babi dianggap salah satu mamalia yang paling pintar, dan dilaporkan lebih pintar dan mudah dipelihara dibandingkan dengan anjing dan kucing.
    Isi kandungan


    Hukum babi dalam Agama Monoteistik

    Babi digelar haiwan yang kotor dalam al-Quran dan haram dimakan oleh umat Islam.

    Katakanlah (wahai Muhammad): Aku tidak dapati dalam apa yang telah diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya melainkan kalau benda itu bangkai atau darah yang mengalir atau daging babi kerana sesungguhnya ia adalah kotor atau sesuatu yang dilakukan secara fasik, iaitu binatang yang disembelih atas nama yang lain dari Allah. Kemudian sesiapa yang terpaksa (memakannya kerana darurat) sedang dia tidak mengingininya dan tidak melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhan mu Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. (Terjemahan Al-Quran Surah:6.Al-An'am Ayat 145)

    Babi juga dilarang dalam agama Yahudi. Dikalangan penganut Kristian, kelompok Seventh-day Adventists turut mengelakkan babi, dan makanan lain menurut agama Yahudi. Larangan ini terdapat dalam Book of Leviticus, Chapter 11, Verse 7& 8:

    "Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. Dagingnya tak boleh dimakan, bangkainya tak boleh disentuh."

    Larangan ini juga terdapat dalam Book of Deuteronomy, Chapter 14, Verses 7 & 8, Book of Isaiah, Chapter 65, Verses 2 to 4: , dan Book of Isaiah, Chapter 66, Verse 17.


    Babi dari segi sains

    Babi dari segi genetik mempunyai persamaan genetik (DNA) yang hampir serupa dengan manusia. Oleh itu kebanyakan ujian perubatan biasanya dijalankan keatas babi sebelum ia diuji pada manusia. Malah jantung babi pernah digunakan bagi menggantikan jantung manusia yang sakit teruk, sementara menantikan mendapat penderma yang sesuai.

    Disebabkan babi mempunyai genetik yang hampir menyerupai manusia, terdapat kemungkinan berlaku penularan penyakit antara spesies (cross spesies). Sekiranya ini berlaku, wabak teruk mungkin berlaku kerana ketiadaan ketahanan badan bagi penyakit baru.

    Sebagai contoh, wabak virus Nipah telah menimbulkan dua pilihan, menghapuskan manusia yang berhampiran Babi, atau menghapuskan babi yang berhampiran manusia. Hasilnya, kesemua ternakan Babi yang terdapat dalam kawasan tersebut dihapuskan sama sekali bagi menjamin keselamatan manusia sekeliling.

    Babi juga merupakan hos bagi cacing pita yang turut menjadikan manusia sebagai hos kedua. Daging babi yang tidak dimasak dengan sempurna, mampu menyebarkan telur cacing pita kepada manusia. Selain itu, penjagaan kebersihan yang tidak sempurna semasa penyembelihan babi, membolehkan cacing pita merebak.
    http://ms.wikipedia.org/wiki/Babi affraid

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Bebarapa sebab kenapa babi diharamkan dimakan dalam ajaran Islam

    Post  Admin on Sun Mar 15, 2009 12:28 am

    Babi

    From Wikipedia, the free encyclopedia Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia


    Pigs are omnivores , which means that they consume both plants and animals. Babi adalah omnivores, yang berarti mereka mengkonsumsi baik tanaman dan hewan. Pigs will scavenge and have been known to eat any kind of food, including dead insects, worms, tree bark, rotting carcasses, garbage, and even other pigs. Babi sampah untuk mencari dan akan diketahui telah makan segala jenis makanan, termasuk serangga mati, cacingan, kulit pohon, rotting carcasses, sampah, dan lainnya bahkan babi. In the wild, they are foraging animals, primarily eating leaves, grasses, roots, fruits and flowers. Dalam liar, mereka makan binatang, terutama makan daun, rumput, akar, buah-buahan dan bunga. Occasionally while in captivity, pigs may eat their own young if they become severely stressed. Kadang-kadang ketika berada di tahanan, babi dapat makan anak mereka sendiri jika mereka menjadi sangat ditekankan. A typical pig has a large head with a long snout which is strengthened by a special prenasal bone and by a disk of cartilage in the tip. [ 4 ] The snout is used to dig into the soil to find food and is a very sensitive sense organ. J khas babi yang besar kepala dengan panjang moncong yang diperkuat oleh khusus prenasal tulang dan disk dari tulang rawan di ujung. [4] The jungur digunakan untuk menggali ke dalam tanah untuk menemukan makanan dan sangat peka terhadap rasa organ.


    Environmental impacts Dampak lingkungan

    Domestic pigs that have escaped from farms or were allowed to forage in the wild, and in some cases wild boars which were introduced as prey for hunting, have given rise to large populations of feral pigs in North and South America, Australia, New Zealand, Hawaii and other areas where pigs are not native. Babi dalam negeri yang telah lolos dari peternakan atau tidak diizinkan untuk makanan ternak di liar, dan dalam beberapa kasus boars liar yang diperkenalkan sebagai mangsa untuk berburu, telah diberikan menimbulkan besar dari populasi babi liar di Amerika Utara dan Selatan, Australia, Selandia Baru, Hawaii dan di tempat babi tidak asli. Accidental or deliberate releases of pigs into countries or environments where they are an alien species have caused extensive environmental change. Kebetulan atau sengaja rilis babi dari negara atau ke lingkungan dimana mereka adalah spesies asing telah menyebabkan perubahan lingkungan yang luas. Their omnivorous diet, aggressive behaviour and their feeding method of rooting in the ground all combine to severely alter ecosystems unused to pigs. Mereka yg makan segala macam makanan diet, agresif dan perilaku mereka makan metode rooting di tanah untuk menggabungkan semua sangat mengubah ekosistem yang tidak digunakan untuk babi. Pigs will even eat small animals and destroy nests of ground nesting birds. [ 19 ] The Invasive Species Specialist Group lists feral pigs on the list of the world's 100 worst invasive species and says: [ 20 ] Babi kecil akan makan binatang dan memusnahkan nests dari tanah nesting burung. [19] The serbuan Species Specialist Group daftar babi liar pada daftar di dunia 100 terburuk invasi spesies dan berkata: [20]
    Feral pigs ( razorbacks ) in Florida, United States Babi liar (razorbacks) di Florida, Amerika Serikat
    “ " Feral pigs like other introduced mammals are major drivers of extinction and ecosystem change. Seperti babi liar lainnya diperkenalkan mamalia yang besar driver dari kepunahan dan ekosistem berubah. They have been introduced into many parts of the world, and will damage crops and home gardens as well as potentially spreading disease. Mereka telah diperkenalkan ke banyak negara di dunia, dan akan merusak tanaman dan rumah kebun serta berpotensi menyebarkan penyakit. They uproot large areas of land, eliminating native vegetation and spreading weeds. Mereka menumbangkan besar bidang tanah, menghilangkan vegetasi asli dan menyebarkan gulma. This results in habitat alteration, a change in plant succession and composition and a decrease in native fauna dependent on the original habitat. Ini hasil perubahan habitat, perubahan komposisi dan tanaman suksesi dan penurunan fauna asli, tergantung pada habitat aslinya. ” "

    Health issues Masalah kesehatan

    Pigs harbour a range of parasites and diseases that can be transmitted to humans. Babi pelabuhan berbagai parasit dan penyakit yang dapat ditularkan ke manusia. These include trichinosis , Taenia solium , cysticercosis , and brucellosis . Termasuk trichinosis, Taenia solium, cysticercosis, dan brucellosis. Pigs are also known to host large concentrations of parasitic ascarid worms in their digestive tract. [ 21 ] The presence of these diseases and parasites is one of the reasons why pork meat should always be well cooked or cured before eating. Babi juga dikenal menjadi tuan rumah besar dari konsentrasi parasit ascarid cacing dalam sistem pencernaan. [21] Kehadiran parasit dan penyakit ini merupakan salah satu alasan mengapa daging babi harus selalu dimasak dengan baik atau sembuh sebelum makan. Some religious groups that consider pork unclean refer to these issues as support for their views. [ 22 ] Beberapa kelompok agama yang mempertimbangkan babi najis merujuk kepada hal-hal ini sebagai dukungan bagi mereka dilihat. [22]

    Pigs are susceptible to bronchitis and pneumonia . Babi rentan terhadap bronkitis dan radang paru-paru. They have small lungs in relation to body size; for this reason, bronchitis or pneumonia can kill a pig quickly [ citation needed ] . Kecil paru-paru mereka ada dalam kaitannya dengan ukuran tubuh, karena alasan ini, bronkitis atau radang paru-paru dapat membunuh babi yang cepat [kutipan diperlukan].

    Pigs can be aggressive and pig-induced injuries are relatively common in areas where pigs are reared or where they form part of the wild or feral fauna. [ 23 ] Babi dapat menjadi agresif dan babi-induced cedera relatif umum di daerah-daerah di mana babi adalah reared atau di mana mereka membentuk bagian dari liar atau satwa liar. [23]
    http://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u=http://en.wikipedia.org/wiki/Pig&ei=Q568SentI9i5kAX387GvCA&sa=X&oi=translate&resnum=1&ct=result&prev=/search%3Fq%3Dpig%2Bwikipedia%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26hs%3DGg4 pirat affraid

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    DiBalik Alasan di Haramkannya Bangkai, Darah, Daging Babi dan Khamr

    Post  Admin on Sun Mar 15, 2009 12:34 am

    DiBalik Alasan di Haramkannya Bangkai, Darah, Daging Babi dan Khamr

    * Bangkai

    Bangkai adalah daging binatang yang matinya tidak disembelih (darah tidak keluar). Bisa jadi, matinya karena kecelakaan (tertabrak, terjatuh, tercekik), karena tua, atau karena suatu penyakit. Bangkai haram untuk dimakan disebabkan pada bangkai darahnya tidak keluar. Hal ini dikhawatirkan akan mengakibatkan penyakit atau senyawa-senyawa berbahaya lainnya ikut masuk ke tubuh kita bersama daging bangkai tersebut.

    * Darah

    Banyak alasan mengapa darah diharamkan, di antaranya:

    · Di dalam darah terdapat kotoran, racun, dan senyawa berbahaya yang harus dibuang melalui urine.

    · Darah adalah media yang paling sesuai bagi mikroba (bakteri) pembusuk.

    · Di dalam darah terdapat zat pembekuan darah (Ca++) yang bisa membekukan isi perut kita (bila kita makan darah/ saren/dadih).

    · Mengandung senyawa yang beracun pada jantung, sistem pencernaan, pembuluh darah, dan sistem saraf manusia yakni putrescine dan cadaverine.

    * Daging Babi

    Beberapa hal yang menjelaskan mengapa babi diharamkan adalah:

    · Allah SWT jelas telah mengharamkannya, yang secara jelas terdapat didalam Al Qur’an.

    “Katakanlah: ‘Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir, atau daging babi karena sesungguhnya semua itu kotor.’”

    (Al-An‘am [6]:145)

    “Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

    (Al-Baqarah [2]:173)

    “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk ( mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agamamu. Maka barangsiapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa,sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

    (Al-Maidah [5]:3)

    “Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

    (An-Nahl [16]:115)

    · Rasulullah saw juga telah menegaskan tentang keharaman daging babi.

    · Banyaknya temuan-temuan scientific (ilmiah), medis, maupun realita di lapangan mengenai besarnya mudharat daging babi. Terkait kemudharatan daging babi, ada beberapa alasan yang menjelaskan hal tersebut:

    a) Babi adalah binatang yang paling jorok dan kotor.

    b) Babi suka memakan bangkai dan kotorannya sendiri. Kotoran manusia pun dimakannya. Babi juga sangat suka berada pada tempat yang kotor, tidak suka berada di tempat yang bersih dan kering.

    c) Babi banyak punya tabiat yang tidak baik.

    d) Babi termasuk hewan pemalas dan tidak suka bekerja (mencari pakan). Tidak tahan terhadap sinar matahari. Tidak gesit, tetapi makannya rakus (lebih suka makan dan tidur), bahkan paling rakus di antara hewan jinak lainnya. Jika bertambah umur, menjadi makin malas dan lemah (tidak berhasrat menerkam dan membela diri). Suka dengan sejenis dan tidak pencemburu.

    e) Menurut A.V. Nalbandov dan N.V. Nalbandov, 1990, konsumen daging babi sering mengeluhkan bau pesing pada daging babi. Menurut penelitian ilmiah, hal tersebut disebabkan karena praeputium (kantong penis) babi sering bocor, sehingga urin babi tersebut merembes ke daging.

    f) Babi memiliki back fat (lemak punggung) yang lumayan tebal. Konsumen babi sering memilih daging babi yang lemak punggungnya tipis, karena semakin tipis lemak punggungnya, dianggap semakin baik kualitasnya. Sifat lemak punggung babi adalah mudah mengalami ketengikan (rancidity) karena mempunyai kandungan lemak yang sangat tinggi sehingga sudah tidak layak dikonsumsi.

    g) Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya. Babi memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya. Kadang ia mengencingi kotorannya dan memakannya jika berada di hadapannya. Babi memakan sampah, barang busuk dan kotoran hewan. Babi adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, bahkan memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama.

    h) Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Dalam sebuah penelitian ilmiah modern di dua negara Timur dan Barat, Cina dan Swedia, menyatakan bahwa daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan usus besar. Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi meningkat secara drastis, terutama di negara-negara Eropa, Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000. Hasil penelitian ini dipublikasikan pada tahun 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo, Brazil.

    i) Babi dikatakan sebagai reservoir (tempat menyimpan barang cadangan) penyakit. Hal ini disebabkan babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus yang berbahaya, antara lain: Virus Encephalitis (menyerang otak kecil). Di Malaysia, virus ini pernah menghebohkan karena membunuh 90 orang hanya dalam waktu 60 hari.

    j) Daging babi adalah tempat persinggahan bagi beberapa jenis cacing yang berbahaya. Diantara cacing yang terdapat pada babi antara lain: Cacing pita (Taenia solium), Cacing spiral (Trichinella spinalis), Cacing tambang (Ancylostoma duodenale), Cacing paru-paru (Paragonimus), Larva dan sista cacing pita babi dapat bermigrasi ke tubuh manusia melalui usus & peredaran darah. Apabila manusia memakan daging babi yang tidak dimasak dengan baik, maka larva-larva cacing akan masuk, menempel pada dinding, dan berkembang biak di usus manusia. Cacing-cacing tersebut akan menyedot sari-sari makanan. Akibatnya dapat terjadi anemia (kurang darah), gangguan pencernaan, diare, histeria, mudah kaget, dan lain-lain.

    k) Terdapat bermacam-macam bakteri dan virus yang terdapat pada babi, antara lain: Bakteri Tuberculosis (TBC), Virus cacar (Small pox), penyebab kudis (Scabies), Kolera (Salmonella choleraesuis).

    l) Menurut Dr. Muhammad Abdul Khair (Ijtihâdât fi at Tafsîr al Qur’an al Karîm, daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan cacing Trachenea lolipia. Cacing-cacing ini akan berpindah kepada manusia yang mengonsumsi daging babi tersebut.

    m) Penyakit lain yang ditularkan adalah Kolera Babi, yaitu penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus dan dapat menyebabkan kematian pada beberapa kasus; keguguran nanah, yang disebabkan oleh bakteri prosillia babi dan dapat menyebabkan gangguan persendian; kulit kemerahan, yang ganas dan menahun; penyakit pengelupasan kulit (Benalu Askaris) yang berbahaya bagi manusia.

    n) Dr. Murad Hoffman, seorang Muslim Jerman penulis buku Pergolakan Pemikiran: Catatan Harian Muslim Jerman menyatakan dalam bukunya bahwa memakan daging babi yang terjangkiti cacing babi tidak hanya berbahaya, tetapi juga dapat menyebabkan meningkatnya kandungan kolestrol dan memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh. Hal ini mengakibatkan kemungkinan terserang kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rematik.

    o) Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad Sayyid, penulis buku Rahasia Kesehatan Nabi, mengungkapkan dalam bukunya bahwa daging babi adalah daging yang sangat sulit dicerna karena banyak mengandung lemak. Meskipun empuk dan terlihat begitu enak dan lezat, namun daging babi sulit dicerna. Ibaratnya racun, seperti halnya kolesterol. Selain itu, daging babi menyebabkan banyak penyakit yaitu pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (angina pectoris), dan radang pada sendi-sendi.

    Tabel 1. Persentase kandungan lemak beberapa jenis daging

    Jenis daging


    Persentase kandungan lemak

    Gemuk


    Sedang


    Kurus

    Daging babi


    91


    60


    29

    Daging sapi


    35


    20


    6

    Daging domba


    56


    29


    14

    * Khamr

    Khamr adalah bahan yang mengandung alkohol dan memabukkan. Perlu disebutkan bahaya khamr bagi akal dan fisik manusia, agama dan dunianya. Demikian pula bahayanya terhadap keluarga, masyarakat dan bangasa, baik secara spiritual, material maupun moral. Dalam Al Qur’an secara tegas dijelaskan haramnya khamr atau segala hal yang memabukkan.

    “Mereka bertanya kepadamu tentang Khamr dan judi. Katakanlah : “Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar lebih besar dari manfaatnya.” (Al-Baqarah [2]:219)

    Terdapat juga dalam beberapa hadist yang menjelaskan keharaman khamr atau setiap yang memabukkan.

    Setiap yang memabukkan berarti khamr, dan setiap khamr hukumnya haram.

    (HR Bukhari dan Muslim)

    Minuman apapun kalau banyaknya memabukkan, maka (minum) sedikit (dari minuman itu) juga haram.

    (HR Bukhari dan Muslim).
    http://nuramaya.wordpress.com/2008/05/20/dibalik-alasan-di-haramkannya-bangkai-darah-daging-babi-dan-khamr/
    Very Happy

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Mengapa babi haram ?

    Post  Admin on Sun Mar 15, 2009 12:36 am

    Mengapa babi haram ?

    Ada orang asing (ilmuwan) bertanya kepada seorang Ulama mengenai hewan babi.
    Ilmuwan : Haramnya hewan babi bagi umat Muslim adalah disebabkan karena banyaknya parasit Dan kotoran dalam hewan ini. Dengan semakin canggihnya ilmu kedokteran, bukannya mungkin nantinya hewan babi dapat dibersihkan dari
    Virus Dan parasit yang mematikan ini? Apakah nantinya hewan babi yang bersih akan menjadi halal?
    Ulama : Haramnya babi bukan karena hal itu saja. Tetapi Ada sifat Babi yang sangat diharamkan untuk umat Islam?
    Ilmuwan : Apakah itu?
    Ulama : Coba anda buat 2 (dua) kandang.
    Dimana 1 (satu) kandang isi dengan 2 (dua) ekor ayam jantan Dan 1 (satu) ekor ayam betina.
    1 (satu) kandang lagi isi dengan 2 (dua) ekor babi jantan Dan 1 (satu) ekor babi betina.
    Apakah yang terjadi pada masing2 kandang tersebut? Bisakah anda menerkanya!!!
    Ilmuwan : Tidak bisa!!!!????
    Ulama : Mari Kita lihat bersama-sama sekarang.
    Pada kandang pertama dimana Ada 2 (dua) ekor ayam jantan Dan 1 (satu) ekor
    Ayam betina, yang terjadi adalah 2 (dua) ekor ayam jantan tersebut
    Berkelahi dahulu untuk memperebutkan 1 (satu) ekor ayam betina tersebut sampai Ada
    Yang menang Dan kalah. Dan itu sesuai dengan Kodrat Dan Fitrah manusia diciptakan Allah SWT.
    Ilmuwan : Pada kandang Babi?
    Ulama : Ini yang menarik. Pada kandang kedua, yaitu kandang berisi 2(dua) ekor babi jantan Dan 1 (satu) ekor babi betina. Ternyata 2 (dua) ekor babi jantan tidak berkelahi untuk memperebutkan 1 (satu) ekor babi betina,tetapi yang terjadi adalah 2 (dua) ekor babi jantan tersebut malahanmenyetubuhi secara beramai-ramai 1 (satu) ekor babi betina tersebut Dan juga terjadi hubungan Homoseksual antara kedua ekor babi jantan setelah selesai dengan is betina. Hal inilah yang jelas2 bertentangan dengan Fitrah umat manusia.Bilamana umat Islam ikut2an memakan babi maka ditakutkan umat Islam akan mempunyai sifat Dan karateristik seperti babi ini.
    Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma’in, Wallahu A’lam Bish-shawab.
    “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan)yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, Dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, Dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.
    Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah Kefasikan. Pada Hari ini orang-orang kafir telah putus ASA untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut
    Kepada mereka Dan takutlah kepada-Ku. Pada Hari telah Ku-sempurnakan untuk
    Kamu agamamu, Dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, Dan telah Ku-ridhlai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha
    Penyanyang”. ( QS. Al-Maidah (5) : 3).

    Mengapa Islam mengharamkan Babi (Terjemahan) Berikut ini tulisan mengenai pengharaman darah Dan babi dalam Islam, diulas dari sudut pandang Logika Dan ilmu Kesehatan.
    Bob: Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim sangat mementingkan
    Mengenai kata-kata “Halal” Dan “Haram”; apa arti dari kata-kata tersebut?
    Yunus: Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan sebagai Halal, Dan apa-apa yang tak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, Dan Al-Qur’an lah yang menggambarkan perbedaan antara keduanya.
    Bob: Dapatkah anda memberikan contoh?
    Yunus: Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan sependapat bahwa analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi dari uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya bagi kesehatan manusia.
    Bob: Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid, dalam tubuh manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, Dan dalam kenyataannya Kita diberitahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam darah oleh Ginjal, Dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.
    Yunus: Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode prosedur khusus dalam penyembelihan hewan dalam Islam.
    Bob: Apa maksud anda?
    Yunus: Begini… seorang penyembelih, selagi menyebut nama dari Yang Maha Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari membiarkan urat-urat Dan organ-organ lainnya utuh.
    Bob: Oh begitu… Dan hal ini menyebabkan kematian hewan karena kehabisan darah dari tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya.
    Yunus: Ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati, atau otak dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika Dan darahnya akan menggumpal dalam urat-uratnya Dan akhirnya mencemari daging. Hal tersebut mengakibatkan daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga menjadikannya beracun; hanya pada masa kini lah, para ahli makanan baru
    Menyadari akan hal ini.
    Bob: Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa para Muslim melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau makanan lainnya yang terkait dgn babi ?
    Yunus: Sebenarnya, diluar dari larangan Al-Qur’an dalam pengkonsumsian babi, bacon; pada kenyataannya dalam Bible juga, pada Leviticus bab 11, ayat 8, mengenai babi, dikatakan, “Dari daging mereka (dari “swine”, nama lain buat “babi”) janganlah kalian makan, dan dari bangkai mereka, janganlah kalian sentuh; mereka itu kotor buatmu.”Lebih lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher karena mereka tidak memiliki leher; sesuai dengan anatomi alamaiahnya ?
    Muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher. Namun diluar itu semua, saya yakin anda tahu betul mengenai efek-efek
    berbahaya dari komsumsi babi, dalam bentuk apapun, baik itu pork chops, ham, atau bacon.
    Bob: Ilmu kedokteran mengetahui bahwa ada resiko besar atas banyak macam penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya.
    Yunus: Ya, dan diluar itu semua, sebagaimana kita membicarakan mengenai kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk diperhatikan bahwa sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.

    Konsumen daging babi sering mengeluhkan bau pesing pada daging babi.
    Nah, ternyata menurut penelitian ilmiah, hal tsb. disebabkan karena praeputium babi sering bocor, sehingga urine babi tsb.merembes ke daging.
    Lemak punggung babi tebal.
    1. Babi memiliki back fat (lemak punggung) yang lumayan tebal.
    2. Konsumen babi sering memilih daging babi yg lemak punggungnya tipis,
    karena semakin tipis lemak punggungnya, dianggap semakin baik kualitasnya.
    3. Sifat lemak punggung babi adalah mudah mengalami oxidative rancidity, shg. secara struktur kimia sudah tidak layak dikonsumsi.

    Fakta-fakta yang membuat seseorang harus segera menjauhi babi
    1. Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan di depannya.
    2. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya.
    3. Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya.
    4. Kadang ia mengencingi kotoranya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali.
    5. Ia memakan sampah, busuk-busukan, & kotoran hewan.
    6. Babi adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar & dalam waktu lama, jika dibiarkan.
    7. Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
    8. Penelitian ilmiah modern di 2 negara Timur & Barat, yaitu Cina dan Swedia :

    Cina (mayoritas penduduknya penyembah berhala) & Swedia (mayoritas penduduknya sekuler) menyatakan:
    “Daging babi merupakan merupakan penyebab utama kanker anus & kolon”.
    a. Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis.
    b. Terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia seperti Cina dan India ).
    c. Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000.
    d. Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo . Babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus yang berbahaya, sehingga dikatakan sebagai Reservoir Penyakit, seperti : Virus Encephalitis, Virus Ebola, Virus H5N1, cacing pita, dll.

    1. Virus Encephalitis menyerang otak kecil
    2. Di Malaysia, virus ini pernah menghebohkan karena membunuh 90 orang hanya dalam waktu 60 hari.
    3. Sekarang pemerintah Malaysia melokalisasi babi.

    Daging babi adalah tempat persinggahan bagi beberapa jenis cacing yang berbahaya.
    1. Cacing pita (Taenia solium),
    2. Cacing spiral (Trichinella spinalis),
    3. Cacing tambang (Ancylostoma duodenale),
    4. Cacing paru-paru (Paragonimus),
    5. Fasciolepsis busci, Schistosoma japonicum,
    6. Chlonorchis sinensis,
    7. Erypsipelothrix sp., dll.
    CACING PITA (Taenia solium)
    1. Larva & cyste cacing pita babi dapat bermigrasi ke tubuh manusia melalui usus & peredaran darah.
    2. Apabila manusia memakan daging babi yg tidak dimasak dgn baik, maka larva-larva cacing akan masuk, menempel pada dinding, dan berkembang biak di usus manusia.
    3. Cacing-cacing tsb. akan menyedot sari-sari makanan.
    4. Akibatnya : anemia (kurang darah), gangguan pencernaan, diare, histeria, mudah kaget, dll

    Beberapa macam bakteri yang ada pada daging babi :
    Gara-gara babi, virus Avian Influenza (AI)jadi ganas
    SEBENARNYA.
    1. Virus normal AI (Strain H1N1 dan H2N1) tidak akan menular secara langsung ke manusia.
    2. Virus AI mati dengan pemanasan 60 oC lebih-lebih bila dimasak hingga mendidih.
    3. Bila ada babi, maka dalam tubuh babi, Virus AI dapat melakukan mutasi & tingkat virulensinya bisa naik hingga menjadi H5N1.
    4. Virus AI Strain H5N1 dapat menular ke manusia.
    5. Virus H5N1 ini pada Tahun 1968 menyerang Hongkong dan membunuh 700.000
    orang (diberi nama Flu Hongkong).

    Bagaimana kasus tewasnya tentara-tentara Israel ?
    Dr. Muhammad Abdul Khair (Buku : Ijtihat fi at Tafsir al Qur’an al Karim) hal. 112 : “Daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan cacing Trachenea lolipia. Cacing-cacing ini akan berpindah kepada manusia yang mengkonsumsi daging babi tersebut”.
    Dr. Murad Hoffman, seorang Muslim Jerman penulis buku “Pergolakan Pemikiran:
    Catatan Harian Muslim Jerman” (p. 130-131): Memakan daging babi yang terjangkiti cacing babi tidak hanya berbahaya,
    tetapi juga : Dapat menyebabkan meningkatnya kandungan kolestrol dan memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh, yang mengakibatkan kemungkinan terserang : kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rematik.Bukankah sudah kita ketahui, virus-virus influenza yang berbahaya hidup dan berkembang pada musim panas karena medium babi.
    Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad Sayyid, penulis buku “Rahasia Kesehatan nabi” menuliskan (p. 186-199): Persentase kandungan lemak beberapa jenis daging Jenis daging Persentase kandungan lemak :
    >> Gemuk Sedang Kurus
    >> Daging babi 91 60 29
    >> Daging sapi 35 20 6
    >> Dagingdomba 56 29 14
    1. Daging babi adalah daging yang sangat sulit dicerna karena banyak mengandung lemak.
    2. Meskipun empuk dan terlihat begitu enak dan lezat, namun daging babi sulit dicerna. Ibaratnya racun, seperti halnya kholesterol!
    3. Selain itu, daging babi menyebabkan banyak penyakit : pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (angina pectoris) , dan radang pada sendi-sendi.

    Jadi mau apa lagi? Bahwa seseorang itu berkelakuan sesuai dengan apa yang dimakannya.
    Ini menjadi larangan bagi umat Islam sebab Tuhan maha Baik, tau yang terbaik bagi umat akhir zaman ini.
    Oleh karena itu, Wahai Saudaraku yang aku cintai karena Allah.Marilah kita berhati-hati terhadap setiap makanan yang kita santap!Apalagi yang masuk dalam tubuh anak & keluarga kita. Janganlah kesuciannya dirusak dengan makanan HARAM!
    Mari kita antar keluarga kita ke surga.!Dengan tidak memakan & memakai produk haram! Semoga bermanfaat tulisan ini.
    Maha suci Allah dengan segala firmanNYa !
    http://dessyzone.blogspot.com/2009/03/mengapa-babi-haram.html Laughing

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Flu Babi Serang Warga AS

    Post  Admin on Thu Apr 23, 2009 12:36 am

    Flu Babi Serang Warga AS

    Posted by cakra on Apr 23, '09 12:05 AM for everyone

    Link: http://www.antara.co.id/arc/2009/4/23/flu-babi-serang-warga-as/



    Los Angeles (ANTARA News) - Dua kasus misterius flu babi pada manusia telah ditemukan di wilayah Imperial dan San Diego di Southern California, AS demikian laporan Rabu.

    Petugas kesehatan setempat maupun tingkat negara bagian dan federal telah melakukan penyelidikan guna menemukan sumber kasus itu, kata Los Angeles Times yang dikutip kantor berita Xinhua.

    Seorang gedis yang berusia 19 tahun di Imperial County dan anak laki yang berusia 10 tahun di San Diego County diidentifikasi terserang virus tersebut.

    Namun tak seorang pun perlu dirawat di rumah sakit dan keduanya telah pulih, kata surat kabar tersebut, yang mengutip beberapa pejabat kesehatan.

    Kasus itu membuat bingung pejabat kesehatan karena tak seorang pasien pun telah melakukan kontak dengan babi atau satu sama lain, dan rangkaian flu tersebut tak pernah dilihat di Amerika Serikat, kata harian itu.

    Beberapa pejabat mengatakan tak ada petunjuk virus tersebut menyebar. "Kita tak menghadapi wabah," kata Dr. Wilma Wooten, pejabat kesehatan di San Diego County.

    Anggota keluarga dan orang lain yang mengenal kedua pasien tersebut sedang diwawancarai dan diperiksa, kata surat kabar itu.

    Meskipun penyakit tersebut biasanya mengakibatkan gangguan pernafasan pada babi, flu babi jarang menyerang manusia.

    Hanya 12 kasus lain infeksi pada manusia telah dideteksi sejak 2005, demikian data dari U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDCP). Dari ke-12 kasus tersebut, 11 pasien telah melakukan kontak dengan babi.

    Gejala penyakit itu meliputi demam, lesu, batuk dan kurang nafsu makan.

    Jarang ada catatan mengenai kasus penularan kasus flu babi dari manusia ke manusia, kata CDCP. (*)
    http://c4kra.multiply.com/links/item/145/Flu_Babi_Serang_Warga_AS Very Happy

    Sponsored content

    Re: KOLOM BABI, hewan dll tata cara makan dan pantangan Islam

    Post  Sponsored content Today at 2:50 am


      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 2:50 am