S E R B U I F F

SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG / serbuiff


    TENTANG MUHAMMAD

    Share

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    TENTANG MUHAMMAD

    Post  Admin on Fri Mar 13, 2009 2:04 am

    Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah oleh Michael H. Hart Indeks

    01. NABI MUHAMMAD (570 SM - 632 SM)

    Jatuhnya pilihan saya kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya sebagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya, dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi. Berasal-usul dari keluarga sederhana, Muhammad menegakkan dan menyebarkan salah satu dari agama terbesar di dunia, Agama Islam. Dan pada saat yang bersamaan tampil sebagai seorang pemimpin tangguh, tulen, dan efektif. Kini tiga belas abad sesudah wafatnya, pengaruhnya masih tetap kuat dan mendalam serta berakar. Sebagian besar dari orang-orang yang tercantum di dalam buku ini merupakan makhluk beruntung karena lahir dan dibesarkan di pusat-pusat peradaban manusia, berkultur tinggi dan tempat perputaran politik bangsa-bangsa. Muhammad lahir pada tahun 570 M, di kota Mekkah, di bagian agak selatan Jazirah Arabia, suatu tempat yang waktu itu merupakan daerah yang paling terbelakang di dunia, jauh dari pusat perdagangan, seni maupun ilmu pengetahuan. Menjadi yatim-piatu di umur enam tahun, dibesarkan dalam situasi sekitar yang sederhana dan rendah hati. Sumber-sumber Islam menyebutkan bahwa Muhamnmad seorang buta huruf. Keadaan ekonominya baru mulai membaik di umur dua puluh lima tahun tatkala dia kawin dengan seorang janda berada. Bagaimanapun, sampai mendekati umur empat puluh tahun nyaris tak tampak petunjuk keluarbiasaannya sebagai manusia. Umumnya, bangsa Arab saat itu tak memeluk agama tertentu kecuali penyembah berhala Di kota Mekkah ada sejumlah kecil pemeluk-pemeluk Agama Yahudi dan Nasrani, dan besar kemungkinan dari merekalah Muhammad untuk pertama kali mendengar perihal adanya satu Tuhan Yang Mahakuasa, yang mengatur seantero alam. Tatkala dia berusia empatpuluh tahun, Muhammad yakin bahwa Tuhan Yang Maha Esa ini menyampaikan sesuatu kepadanya dan memilihnya untuk jadi penyebar kepercayaan yang benar. Selama tiga tahun Muhammad hanya menyebar agama terbatas pada kawan-kawan dekat dan kerabatnya. Baru tatkala memasuki tahun 613 dia mulai tampil di depan publik. Begitu dia sedikit demi sedikit punya pengikut, penguasa Mekkah memandangnya sebagai orang berbahaya, pembikin onar. Di tahun 622, cemas terhadap keselamatannya, Muhammad hijrah ke Madinah, kota di utara Mekkah berjarak 200 mil. Di kota itu dia ditawari posisi kekuasaan politik yang cukup meyakinkan. Peristiwa hijrah ini merupakan titik balik penting bagi kehidupan Nabi. Di Mekkah dia susah memperoleh sejumlah kecil pengikut, dan di Medinah pengikutnya makin bertambah sehingga dalam tempo cepat dia dapat memperoleh pengaruh yang menjadikannya seorang pemegang kekuasaan yang sesungguhnya. Pada tahun-tahun berikutnya sementara pengikut Muhammad bertumbuhan bagai jamur, serentetan pertempuran pecah antara Mektah dan Madinah. Peperangan ini berakhir tahun 630 dengan kemenangan pada pihak Muhammad, kembali ke Mekkah selaku penakluk. Sisa dua setengah tahun dari hidupnya dia menyaksikan kemajuan luar-biasa dalam hal cepatnya suku-suku Arab memeluk Agama Islam. Dan tatkala Muhammad wafat tahun 632, dia sudah memastikan dirinya selaku penguasa efektif seantero Jazirah Arabia bagian selatan. Suku Bedewi punya tradisi turun-temurun sebagai prajurit-prajurit yang tangguh dan berani. Tapi, jumlah mereka tidaklah banyak dan senantiasa tergoda perpecahan dan saling melabrak satu sama lain. Itu sebabnya mereka tidak bisa mengungguli tentara dari kerajaan-kerajaan yang mapan di daerah pertanian di belahan utara. Tapi, Muhammadlah orang pertama dalam sejarah, berkat dorongan kuat kepercayaan kepada keesaan Tuhan, pasukan Arab yang kecil itu sanggup melakukan serentetan penaklukan yang mencengangkan dalam sejarah manusia. Di sebelah timurlaut Arab berdiri Kekaisaran Persia Baru Sassanids yang luas. Di baratlaut Arabia berdiri Byzantine atau Kekaisaran Romawi Timur dengan Konstantinopel sebagai pusatnya. Ditilik dari sudut jumlah dan ukuran, jelas Arab tidak bakal mampu menghadapinya. Namun, di medan pertempuran, pasukan Arab yang membara semangatnya dengan sapuan kilat dapat menaklukkan Mesopotamia, Siria, dan Palestina. Pada tahun 642 Mesir direbut dari genggaman Kekaisaran Byzantine, dan sementara itu balatentara Persia dihajar dalam pertempuran yang amat menentukan di Qadisiya tahun 637 dan di Nehavend tahun 642. Tapi, penaklukan besar-besaran --di bawah pimpinan sahabat Nabi dan penggantinya Abu Bakr dan Umar ibn al-Khattab-- itu tidak menunjukkan tanda-tanda stop sampai di situ. Pada tahun 711, pasukan Arab telah menyapu habis Afrika Utara hingga ke tepi Samudera Atlantik. Dari situ mereka membelok ke utara dan menyeberangi Selat Gibraltar dan melabrak kerajaan Visigothic di Spanyol. Sepintas lalu orang mesti mengira pasukan Muslim akan membabat habis semua Nasrani Eropa. Tapi pada tahun 732, dalam pertempuran yang masyhur dan dahsyat di Tours, satu pasukan Muslimin yang telah maju ke pusat negeri Perancis pada akhirnya dipukul oleh orang-orang Frank. Biarpun begitu, hanya dalam tempo secuwil abad pertempuran, orang-orang Bedewi ini -dijiwai dengan ucapan-ucapan Nabi Muhammad- telah mendirikan sebuah empirium membentang dari perbatasan India hingga pasir putih tepi pantai Samudera Atlantik, sebuah empirium terbesar yang pernah dikenal sejarah manusia. Dan di mana pun penaklukan dilakukan oleh pasukan Muslim, selalu disusul dengan berbondong-bondongnya pemeluk masuk Agama Islam. Ternyata, tidak semua penaklukan wilayah itu bersifat permanen. Orang-orang Persia, walaupun masih tetap penganut setia Agama Islam, merebut kembali kemerdekaannya dari tangan Arab. Dan di Spanyol, sesudah melalui peperangan tujuh abad lamanya akhirnya berhasil dikuasai kembali oleh orang-orang Nasrani. Sementara itu, Mesopotamia dan Mesir dua tempat kelahiran kebudayaan purba, tetap berada di tangan Arab seperti halnya seantero pantai utara Afrika. Agama Islam, tentu saja, menyebar terus dari satu abad ke abad lain, jauh melangkah dari daerah taklukan. Umumnya jutaan penganut Islam bertebaran di Afrika, Asia Tengah, lebih-lebih Pakistan dan India sebelah utara serta Indonesia. Di Indonesia, Agama Islam yang baru itu merupakan faktor pemersatu. Di anak benua India, nyaris kebalikannya: adanya agama baru itu menjadi sebab utama terjadinya perpecahan. Apakah pengaruh Nabi Muhammad yang paling mendasar terhadap sejarah ummat manusia? Seperti halnya lain-lain agama juga, Islam punya pengaruh luar biasa besarnya terhadap para penganutnya. Itu sebabnya mengapa penyebar-penyebar agama besar di dunia semua dapat tempat dalam buku ini. Jika diukur dari jumlah, banyaknya pemeluk Agama Nasrani dua kali lipat besarnya dari pemeluk Agama Islam, dengan sendirinya timbul tanda tanya apa alasan menempatkan urutan Nabi Muhammad lebih tinggi dari Nabi Isa dalam daftar. Ada dua alasan pokok yang jadi pegangan saya. Pertama, Muhammad memainkan peranan jauh lebih penting dalam pengembangan Islam ketimbang peranan Nabi Isa terhadap Agama Nasrani. Biarpun Nabi Isa bertanggung jawab terhadap ajaran-ajaran pokok moral dan etika Kristen (sampai batas tertentu berbeda dengan Yudaisme), St. Paul merupakan tokoh penyebar utama teologi Kristen, tokoh penyebarnya, dan penulis bagian terbesar dari Perjanjian Lama. Sebaliknya Muhammad bukan saja bertanggung jawab terhadap teologi Islam tapi sekaligus juga terhadap pokok-pokok etika dan moralnya. Tambahan pula dia "pencatat" Kitab Suci Al-Quran, kumpulan wahyu kepada Muhammad yang diyakininya berasal langsung dari Allah. Sebagian terbesar dari wahyu ini disalin dengan penuh kesungguhan selama Muhammad masih hidup dan kemudian dihimpun dalam bentuk yang tak tergoyangkan tak lama sesudah dia wafat. Al-Quran dengan demikian berkaitan erat dengan pandangan-pandangan Muhammad serta ajaran-ajarannya karena dia bersandar pada wahyu Tuhan. Sebaliknya, tak ada satu pun kumpulan yang begitu terperinci dari ajaran-ajaran Isa yang masih dapat dijumpai di masa sekarang. Karena Al-Quran bagi kaum Muslimin sedikit banyak sama pentingnya dengan Injil bagi kaum Nasrani, pengaruh Muhammad dengan perantaraan Al-Quran teramatlah besarnya. Kemungkinan pengaruh Muhammad dalam Islam lebih besar dari pengaruh Isa dan St. Paul dalam dunia Kristen digabung jadi satu. Diukur dari semata mata sudut agama, tampaknya pengaruh Muhammad setara dengan Isa dalam sejarah kemanusiaan. Lebih jauh dari itu (berbeda dengan Isa) Muhammad bukan semata pemimpin agama tapi juga pemimpin duniawi. Fakta menunjukkan, selaku kekuatan pendorong terhadap gerak penaklukan yang dilakukan bangsa Arab, pengaruh kepemimpinan politiknya berada dalam posisi terdepan sepanjang waktu. Dari pelbagai peristiwa sejarah, orang bisa saja berkata hal itu bisa terjadi tanpa kepemimpinan khusus dari seseorang yang mengepalai mereka. Misalnya, koloni-koloni di Amerika Selatan mungkin saja bisa membebaskan diri dari kolonialisme Spanyol walau Simon Bolivar tak pernah ada di dunia. Tapi, misal ini tidak berlaku pada gerak penaklukan yang dilakukan bangsa Arab. Tak ada kejadian serupa sebelum Muhammad dan tak ada alasan untuk menyangkal bahwa penaklukan bisa terjadi dan berhasil tanpa Muhammad. Satu-satunya kemiripan dalam hal penaklukan dalam sejarah manusia di abad ke-13 yang sebagian terpokok berkat pengaruh Jengis Khan. Penaklukan ini, walau lebih luas jangkauannya ketimbang apa yang dilakukan bangsa Arab, tidaklah bisa membuktikan kemapanan, dan kini satu-satunya daerah yang diduduki oleh bangsa Mongol hanyalah wilayah yang sama dengan sebelum masa Jengis Khan Ini jelas menunjukkan beda besar dengan penaklukan yang dilakukan oleh bangsa Arab. Membentang dari Irak hingga Maroko, terbentang rantai bangsa Arab yang bersatu, bukan semata berkat anutan Agama Islam tapi juga dari jurusan bahasa Arabnya, sejarah dan kebudayaan. Posisi sentral Al-Quran
    di kalangan kaum Muslimin dan tertulisnya dalam bahasa Arab, besar kemungkinan merupakan sebab mengapa bahasa Arab tidak terpecah-pecah ke dalam dialek-dialek yang berantarakan. Jika tidak, boleh jadi sudah akan terjadi di abad ke l3. Perbedaan dan pembagian Arab ke dalam beberapa negara tentu terjadi -tentu saja- dan nyatanya memang begitu, tapi perpecahan yang bersifat sebagian-sebagian itu jangan lantas membuat kita alpa bahwa persatuan mereka masih berwujud. Tapi, baik Iran maupun Indonesia yang kedua-duanya negeri berpenduduk Muslimin dan keduanya penghasil minyak, tidak ikut bergabung dalam sikap embargo minyak pada musim dingin tahun 1973 - 1974. Sebaliknya bukanlah barang kebetulan jika semua negara Arab, semata-mata negara Arab, yang mengambil langkah embargo minyak. Jadi, dapatlah kita saksikan, penaklukan yang dilakukan bangsa Arab di abad ke-7 terus memainkan peranan penting dalam sejarah ummat manusia hingga saat ini. Dari segi inilah saya menilai adanya kombinasi tak terbandingkan antara segi agama dan segi duniawi yang melekat pada pengaruh diri Muhammad sehingga saya menganggap Muhammad dalam arti pribadi adalah manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia.

    Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Michael H. Hart, 1978 Terjemahan H. Mahbub Djunaidi, 1982 PT. Dunia Pustaka Jaya Jln. Kramat II, No. 31A Jakarta Pusat Indeks Iptek | Indeks Artikel ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota Please direct any suggestion to Media Team 1

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    1 MUHAMMAD 570-632 From the 100, a Ranking of the Most Influential Persons in History by Michael H. Hart

    Post  Admin on Fri Mar 13, 2009 2:05 am

    1 MUHAMMAD 570-632 From the 100, a Ranking of the Most Influential Persons in History by Michael H. Hart

    My choice of Muhammad to lead the list of the world's most influential persons may surprise some readers and may be questioned by others, but he was the only man in history who was supremely successful on both the religious and secular levels. Of humble origins, Muhammad founded and promulgated one of the world's great religions, and became an immensely effective political leader. Today, thirteen centuries after his death, his influence is still powerful and pervasive. The majority of the persons in this book had the advantage of being born and raised in centers of civilization, highly cultured or politically pivotal nations. Muhammad, however, was born in the year 570, in the city of Mecca, in southern Arabia, at that time a backward area of the world, far from the centers of trade, art, and learning. Orphaned at age six, he was reared in modest surroundings. Islamic tradition tells us that he was illiterate. His economic position improved when, at age twenty-five, he married a wealthy widow. Nevertheless, as he approached forty, there was little outward indication that he was a remarkable person. Most Arabs at that time were pagans, who believed in many gods. There were, however, in Mecca, a small number of Jews and Christians; it was from them no doubt that Muhammad first learned of a single, omnipotent God who ruled the entire universe. When he was forty years old, Muhammad became convinced that this one true God (Allah) was speaking to him, and had chosen him to spread the true faith. For three years, Muhammad preached only to close friends and associates. Then, about 613, he began preaching in public. As he slowly gained converts, the Meccan authorities came to consider him a dangerous nuisance. In 622, fearing for his safety, Muhammad fled to Medina (a city some 200 miles north of Mecca), where he had been offered a position of considerable political power. This flight, called the Hegira, was the turning point of the Prophet's life. In Mecca, he had had few followers. In Medina, he had many more, and he soon acquired an influence that made him a virtual dictator. During the next few years, while Muhammad s following grew rapidly, a series of battles were fought between Medina and Mecca. This was ended in 630 with Muhammad's triumphant return to Mecca as conqueror. The remaining two and one-half years of his life witnessed the rapid conversion of the Arab tribes to the new religion. When Muhammad died, in 632, he was the effective ruler of all of southern Arabia. The Bedouin tribesmen of Arabia had a reputation as fierce warriors. But their number was small; and plagued by disunity and internecine warfare, they had been no match for the larger armies of the kingdoms in the settled agricultural areas to the north. However, unified by Muhammad for the first time in history, and inspired by their fervent belief in the one true God, these small Arab armies now embarked upon one of the most astonishing series of conquests in human history. To the northeast of Arabia lay the large Neo-Persian Empire of the Sassanids; to the northwest lay the Byzantine, or Eastern Roman Empire, centered in Constantinople. Numerically, the Arabs were no match for their opponents. On the field of battle, though, the inspired Arabs rapidly conquered all of Mesopotamia, Syria, and Palestine. By 642, Egypt had been wrested from the Byzantine Empire, while the Persian armies had been crushed at the key battles of Qadisiya in 637, and Nehavend in 642. But even these enormous conquests-which were made under the leadership of Muhammad's close friends and immediate successors, Abu Bakr and 'Umar ibn al-Khattab -did not mark the end of the Arab advance. By 711, the Arab armies had swept completely across North Africa to the Atlantic Ocean There they turned north and, crossing the Strait of Gibraltar, overwhelmed the Visigothic kingdom in Spain. For a while, it must have seemed that the Moslems would overwhelm all of Christian Europe. However, in 732, at the famous Battle of Tours, a Moslem army, which had advanced into the center of France, was at last defeated by the Franks. Nevertheless, in a scant century of fighting, these Bedouin tribesmen, inspired by the word of the Prophet, had carved out an empire stretching from the borders of India to the Atlantic Ocean-the largest empire that the world had yet seen. And everywhere that the armies conquered, large-scale conversion to the new faith eventually followed. Now, not all of these conquests proved permanent. The Persians, though they have remained faithful to the religion of the Prophet, have since regained their independence from the Arabs. And in Spain, more than seven centuries of warfare 5 finally resulted in the Christians reconquering the entire peninsula. However, Mesopotamia and Egypt, the two cradles of ancient civilization, have remained Arab, as has the entire coast of North Africa. The new religion, of course, continued to spread, in the intervening centuries, far beyond the borders of the original Moslem conquests. Currently it has tens of millions of adherents in Africa and Central Asia and even more in Pakistan and northern India, and in Indonesia. In Indonesia, the new faith has been a unifying factor. In the Indian subcontinent, however, the conflict between Moslems and Hindus is still a major obstacle to unity. How, then, is one to assess the overall impact of Muhammad on human history? Like all religions, Islam exerts an enormous influence upon the lives of its followers. It is for this reason that the founders of the world's great religions all figure prominently in this book . Since there are roughly twice as many Christians as Moslems in the world, it may initially seem strange that Muhammad has been ranked higher than Jesus. There are two principal reasons for that decision. First, Muhammad played a far more important role in the development of Islam than Jesus did in the development of Christianity. Although Jesus was responsible for the main ethical and moral precepts of Christianity (insofar as these differed from Judaism), St. Paul was the main developer of Christian theology, its principal proselytizer, and the author of a large portion of the New Testament. Muhammad, however, was responsible for both the theology of Islam and its main ethical and moral principles. In addition, he played the key role in proselytizing the new faith, and in establishing the religious practices of Islam. Moreover, he is the author of the Moslem holy scriptures, the Koran, a collection of certain of Muhammad's insights that he believed had been directly revealed to him by Allah. Most of these utterances were copied more or less faithfully during Muhammad's lifetime and were collected together in authoritative form not long after his death. The Koran therefore, closely represents Muhammad's ideas and teachings and to a considerable extent his exact words. No such detailed compilation of the teachings of Christ has survived. Since the Koran is at least as important to Moslems as the Bible is to Christians, the influence of Muhammed through the medium of the Koran has been enormous It is probable that the relative influence of Muhammad on Islam has been larger than the combined influence of Jesus Christ and St. Paul on Christianity. On the purely religious level, then, it seems likely that Muhammad has been as influential in human history as Jesus. Furthermore, Muhammad (unlike Jesus) was a secular as well as a religious leader. In fact, as the driving force behind the Arab conquests, he may well rank as the most influential political leader of all time. Of many important historical events, one might say that they were inevitable and would have occurred even without the particular political leader who guided them. For example, the South American colonies would probably have won their independence from Spain even if Simon Bolivar had never lived. But this cannot be said of the Arab conquests. Nothing similar had occurred before Muhammad, and there is no reason to believe that the conquests would have been achieved without him. The only comparable conquests in human history are those of the Mongols in the thirteenth century, which were primarily due to the influence of Genghis Khan. These conquests, however, though more extensive than those of the Arabs, did not prove permanent, and today the only areas occupied by the Mongols are those that they held prior to the time of Genghis Khan. It is far different with the conquests of the Arabs. From Iraq to Morocco, there extends a whole chain of Arab nations united not merely by their faith in Islam, but also by their Arabic language, history, and culture. The centrality of the Koran in the Moslem religion and the fact that it is written in Arabic have probably prevented the Arab language from breaking up into mutually unintelligible dialects, which might otherwise have occurred in the intervening thirteen centuries. Differences and divisions between these Arab states exist, of course, and they are considerable, but the partial disunity should not blind us to the important elements of unity that have continued to exist. For instance, neither Iran nor Indonesia, both oil-producing states and both Islamic in religion, joined in the oil embargo of the winter of 1973-74. It is no coincidence that all of the Arab states, and only the Arab states, participated in the embargo. We see, then, that the Arab conquests of the seventh century have continued to play an important role in human history, down to the present day. It is this unparalleled combination of secular and religious influence which I feel entitles Muhammad to be considered the most influential single figure in human history.
    http://www.jamaat.net/hart/thetop100.html : Very Happy

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Muhammad (bahasa Arab: محمد,

    Post  Admin on Fri Mar 13, 2009 3:11 am

    Muhammad (bahasa Arab: محمد, juga dikenal sebagai Mohammad, Mohammed, dan kadang-kadang oleh orientalis Mahomet, Mahomed) adalah pembawa ajaran Islam, dan diyakini oleh umat Muslim sebagai nabi Allah (Rasul) yang terakhir. Menurut biografi tradisional Muslimnya (dalam bahasa Arab disebut sirah), ia lahir sekitar tahun 570, diperkirakan 20 April 570 di Mekkah (atau "Makkah") dan wafat pada 8 Juni 632 di Madinah. Kedua kota tersebut terletak di daerah Hejaz (Arab Saudi saat ini).

    "Muhammad" dalam bahasa Arab berarti "dia yang terpuji". Muslim mempercayai bahwa ajaran Islam yang dibawa oleh Muhammad adalah penyempurnaan dari agama-agama yang dibawa oleh nabi-nabi sebelumnya. Mereka memanggilnya dengan gelar Rasulullah (رسول الله), dan menambahkan kalimat sallallaahu alayhi wasallam (صلى الله عليه و سلم, yang berarti "semoga Allah memberi kebahagiaan dan keselamatan kepadanya"; sering disingkat "s.a.w" atau "S.A.W") setelah namanya. Selain itu Al-Qur'an dalam Surah As-Saff (QS 61:6) menyebut Muhammad dengan nama "Ahmad" (أحمد), yang dalam bahasa Arab juga berarti "terpuji".

    Michael H. Hart, dalam bukunya The 100, menetapkan Muhammad sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia. Menurut Hart, Muhammad adalah satu-satunya orang yang berhasil meraih keberhasilan luar biasa baik dalam hal agama maupun hal duniawi. Dia memimpin bangsa yang awalnya terbelakang dan terpecah belah, menjadi bangsa maju yang bahkan sanggup mengalahkan pasukan Romawi di medan pertempuran.[1]
    Daftar isi
    [sembunyikan]

    * 1 Genealogi
    * 2 Riwayat
    o 2.1 Kelahiran
    o 2.2 Masa remaja
    o 2.3 Kerasulan
    o 2.4 Hijrah ke Madinah
    o 2.5 Penaklukan Mekkah
    * 3 Pernikahan
    * 4 Perbedaan dengan nabi dan rasul terdahulu
    * 5 Silsilah
    * 6 Referensi

    Genealogi

    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Silsilah keluarga Muhammad

    Silsilah Muhammad dari kedua orang tuanya kembali ke Kilab bin Murrah bin Ka'b bin Lu'ay bin Ghalib bin Fihr (Quraish) bin Malik bin an-Nadr (Qais) bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah (Amir) bin Ilyas bin Mudar bin Nizar bin Ma`ad bin Adnan.[2] Dimana Adnan merupakan keturunan laki-laki ke tujuh dari Ismail bin Ibrahim, yaitu keturunan Sam bin Nuh.[3]

    Riwayat

    Kelahiran

    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Maulud Nabi Muhammad

    Para penulis sirah (biografi) Muhammad pada umumnya sepakat bahwa ia lahir di Tahun Gajah, yaitu tahun 570 M. Muhammad lahir di kota Mekkah, di bagian Selatan Jazirah Arab, suatu tempat yang ketika itu merupakan daerah paling terbelakang di dunia, jauh dari pusat perdagangan, seni, maupun ilmu pengetahuan. Ayahnya, Abdullah[4], meninggal dalam perjalanan dagang di Yatsrib, ketika Muhammad masih dalam kandungan. Ia meninggalkan harta lima ekor unta, sekawanan biri-biri dan seorang budak perempuan bernama Ummu Aiman yang kemudian mengasuh Nabi.[3]

    Pada saat Muhammad berusia enam tahun, ibunya Aminah binti Wahab mengajaknya ke Yatsrib (Madinah) untuk mengunjungi keluarganya serta mengunjungi makam ayahnya. Namun dalam perjalanan pulang, ibunya jatuh sakit. Setelah beberapa hari, Aminah meninggal dunia di Abwa' yang terletak tidak jauh dari Yatsrib, dan dikuburkan di sana.[2] Setelah ibunya meninggal, Muhammad dijaga oleh kakeknya, 'Abd al-Muththalib. Setelah kakeknya meninggal, ia dijaga oleh pamannya, Abu Thalib. Ketika inilah ia diminta menggembala kambing-kambingnya disekitar Mekkah dan kerap menemani pamannya dalam urusan dagangnya ke negeri Syam (Suriah, Libanon dan Palestina).

    Hampir semua ahli hadits dan sejarawan sepakat bahwa Muhammad lahir di bulan Rabiulawal, kendati mereka berbeda pendapat tentang tanggalnya. Di kalangan Syi'ah, sesuai dengan arahan para Imam yang merupakan keturunan langsung Muhammad, menyatakan bahwa ia lahir pada hari Jumat, 17 Rabiulawal; sedangkan kalangan Sunni percaya bahwa ia lahir pada hari Senin, 12 Rabiulawal atau (2 Agustus 570M).[3]

    Masa remaja

    Dalam masa remajanya, diriwayatkan bahwa Muhammad percaya sepenuhnya dengan keesaan Tuhan. Ia hidup dengan cara amat sederhana dan membenci sifat-sifat angkuh dan sombong. Ia menyayangi orang-orang miskin, para janda dan anak-anak yatim serta berbagi penderitaan dengan berusaha menolong mereka. Ia juga menghindari semua kejahatan yang biasa di kalangan bangsa Arab pada masa itu seperti berjudi, meminum minuman keras, berkelakuan kasar dan lain-lain, sehingga ia dikenal sebagai As-Saadiq (yang benar) dan Al-Amin (yang terpercaya). Ia senantiasa dipercayai sebagai penengah bagi dua pihak yang bertikai di kampung halamannya di Mekkah...

    Muhammad dilahirkan di tengah-tengah masyarakat terbelakang yang senang dengan kekerasan dan pertempuran. Ia sering menyendiri ke Gua Hira', sebuah gua bukit dekat Mekah, yang kemudian dikenali sebagai Jabal An Nur karena bertentangan sikap dengan kebudayaan Arab pada zaman tersebut. Di sinilah ia sering berpikir dengan mendalam, memohon kepada Allah supaya memusnahkan kekafiran dan kebodohan.

    Pada suatu malam, ketika Muhammad sedang bertafakur di Gua Hira', Malaikat Jibril mendatanginya. Jibril membangkitkannya dan menyampaikan wahyu Allah di telinganya. Ia diminta membaca. Ia menjawab, "Saya tidak bisa membaca". Jibril mengulangi tiga kali meminta agar Muhammad membaca, tetapi jawabannya tetap sama.

    Akhirnya, Jibril berkata:

    "Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dengan nama Tuhanmu yang Maha Pemurah, yang mengajar manusia dengan perantaraan (menulis, membaca). Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya."

    Ini merupakan wahyu pertama yang diterima oleh Muhammad. Ketika itu ia berusia 40 tahun. Wahyu turun kepadanya secara berangsur-angsur dalam jangka waktu 23 tahun. Wahyu tersebut telah diturunkan menurut urutan yang diberikan Muhammad, dan dikumpulkan dalam kitab bernama Al Mushaf yang juga dinamakan Al-Quran (bacaan). Kebanyakan ayat-ayatnya mempunyai arti yang jelas, sedangkan sebagiannya diterjemahkan dan dihubungkan dengan ayat-ayat yang lain. Sebagian ayat-ayat adapula yang diterjemahkan oleh Muhammad sendiri melalui percakapan, tindakan dan persetujuannya, yang terkenal dengan nama As-Sunnah. Al-Quran dan As-Sunnah digabungkan bersama merupakan panduan dan cara hidup bagi "mereka yang menyerahkan diri kepada Allah", yaitu penganut agama Islam.

    Selama tiga tahun pertama, Muhammad hanya menyebarkan agama terbatas kepada teman-teman dekat dan kerabatnya. Kebanyakan dari mereka yang percaya dan meyakini ajaran Muhammad adalah para anggota keluarganya serta golongan masyarakat awam, antara lain Khadijah, Ali, Zayd dan Bilal. Namun pada awal tahun 613, Muhammad mengumumkan secara terbuka agama Islam. Banyak tokoh-tokoh bangsa Arab seperti Abu Bakar, Utsman bin Affan, Zubair bin Al Awwam, Abdul Rahman bin Auf, Ubaidillah bin Harits, Amr bin Nufail masuk Islam dan bergabung membela Muhammad.

    Akibat halangan dari masyarakat jahiliyyah di Mekkah, sebagian orang Islam disiksa, dianiaya, disingkirkan dan diasingkan. Penyiksaan yang dialami hampir seluruh pengikutnya membuat lahirnya ide berhijrah (pindah) ke Habsyah. Negus, raja Habsyah, memperbolehkan orang-orang Islam berhijrah ke negaranya dan melindungi mereka dari tekanan penguasa di Mekkah. Muhammad sendiri, pada tahun 622 hijrah ke Madinah, kota yang berjarak sekitar 200 mil (320 km) di sebelah Utara Mekkah.

    Kronologi Kehidupan Muhammad

    Tanggal dan lokasi penting dalam hidup Muhammad
    569 Meninggalnya ayah, Abdullah
    570 Tanggal lahir (perkiraan), 20 April: Makkah
    570 Tahun Gajah, gagalnya Abrahah menyerang Mekkah
    576 Meninggalnya ibu, Aminah
    578 Meninggalnya kakek, Abdul Muthalib
    583 Melakukan perjalanan dagang ke Suriah
    595 Bertemu dan menikah dengan Khadijah
    610 Wahyu pertama turun: Makkah
    610 Ditunjuk sebagai Nabi: Makkah
    613 Memulai menyebarkan Islam kepada umum: Makkah
    614 Mendapatkan pengikut: Makkah
    615 Hijrah pertama ke Habsyah
    616 Boikot Quraish terhadap Bani Hasyim dan Muhammad mulai
    619 Boikot Quraish terhadap Bani Hasyim dan Muhammad selesai
    619 Tahun kesedihan: Khadijah dan Abu Thalib meninngal
    620 Isra' dan Mi'raj
    621 Bai'at Aqabah pertama
    622 Bai'at Aqabah kedua
    622 Hijrah ke Madinah
    624 Pertempuran Badar
    624 Pengusiran Bani Qaynuqa
    625 Pertempuran Uhud
    625 Pengusiran Bani Nadir
    626 Penyerangan ke Dumat al-Jandal: Suriah
    627 Pertempuran Khandak
    627 Penghancuran Bani Quraizhah
    628 Perjanjian Hudaybiyah
    628 Melakukan umrah ke Ka'bah
    628 Pertempuran Khaybar
    629 Melakukan ibadah haji
    629 Pertempuran Mu'tah
    630 Pembukaan Kota Makkah
    630 Pertempuran Hunain
    630 Pendudukan Thaif
    631 Menguasai sebagian besar Jazirah Arab
    632 Pertempuran Tabuk
    632 Haji Wada'
    632 Meninggal (8 Juni): Madinah

    Hijrah ke Madinah

    Di Mekkah terdapat Ka'bah yang telah dibangun oleh Nabi Ibrahim a.s. Masyarakat jahiliyah Arab dari berbagai suku berziarah ke Ka'bah dalam suatu kegiatan tahunan, dan mereka menjalankan berbagai tradisi keagamaan mereka dalam kunjungan tersebut. Muhammad mengambil peluang ini untuk menyebarkan Islam. Di antara mereka yang tertarik dengan seruannya ialah sekumpulan orang dari Yathrib (dikemudian hari berganti nama menjadi Madinah). Mereka menemui Muhammad dan beberapa orang Islam dari Mekkah di suatu tempat bernama Aqabah secara sembunyi-sembunyi. Setelah menganut Islam, mereka lalu bersumpah untuk melindungi Islam, Rasulullah (Muhammad) dan orang-orang Islam Mekkah.

    Tahun berikutnya, sekumpulan masyarakat Islam dari Yathrib datang lagi ke Mekkah. Mereka menemui Muhammad di tempat mereka bertemu sebelumnya. Abbas bin Abdul Muthalib, yaitu pamannya yang saat itu belum menganut Islam, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka mengundang orang-orang Islam Mekkah untuk berhijrah ke Yathrib. Muhammad akhirnya setuju untuk berhijrah ke kota itu.
    Masjid Nabawi, berlokasi di Medinah, Arab Saudi.

    Mengetahui bahwa banyak masyarakat Islam berniat meninggalkan Mekkah, masyarakat jahiliyah Mekkah berusaha menghalang-halanginya, karena beranggapan bahwa bila dibiarkan berhijrah ke Yathrib, orang-orang Islam akan mendapat peluang untuk mengembangkan agama mereka ke daerah-daerah yang lain. Setelah berlangsung selama kurang lebih dua bulan, masyarakat Islam dari Mekkah pada akhirnya berhasil sampai dengan selamat ke Yathrib, yang kemudian dikenal sebagai Madinah atau "Madinatun Nabi" (kota Nabi).

    Di Madinah, pemerintahan (kalifah) Islam diwujudkan di bawah pimpinan Muhammad. Umat Islam bebas beribadah (shalat) dan bermasyarakat di Madinah. Quraish Makkah yang mengetahui hal ini kemudian melancarkan beberapa serangan ke Madinah, akan tetapi semuanya dapat diatasi oleh umat Islam. Satu perjanjian damai kemudian dibuat dengan pihak Quraish. Walaupun demikian, perjanjian itu kemudian diingkari oleh pihak Quraish dengan cara menyerang sekutu umat Islam.

    Penaklukan Mekkah

    Pada tahun ke-8 setelah berhijrah ke Madinah, Muhammad berangkat kembali ke Makkah dengan pasukan Islam sebanyak 10.000 orang. Penduduk Makkah yang khawatir kemudian setuju untuk menyerahkan kota Makkah tanpa perlawanan, dengan syarat Muhammad kembali pada tahun berikutnya. Muhammad menyetujuinya, dan ketika pada tahun berikutnya ia kembali maka ia menaklukkan Mekkah secara damai. Muhammad memimpin umat Islam menunaikan ibadah haji, memusnahkan semua berhala yang ada di sekeliling Ka'bah, dan kemudian memberikan amnesti umum dan menegakkan peraturan agama Islam di kota Mekkah.

    Pernikahan

    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pernikahan Muhammad

    Selama hidupnya Muhammad menikahi 11 atau 13 orang wanita (terdapat perbedaan pendapat mengenai hal ini). Pada umur 25 Tahun ia menikah dengan Khadijah, yang berlangsung selama 25 tahun hingga Khadijah wafat.[5] Pernikahan ini digambarkan sangat bahagia,[6][7] sehingga saat meninggalnya Khadijah (yang bersamaan dengan tahun meninggalnya Abu Thalib pamannya) disebut sebagai tahun kesedihan.

    Sepeninggal Khadijah, Muhammad disarankan oleh Khawla binti Hakim, bahwa sebaiknya ia menikahi Sawda binti Zama (seorang janda) atau Aisyah (putri Abu Bakar, dimana Muhammad akhirnya menikahi keduanya. Kemudian setelah itu Muhammad tercatat menikahi beberapa wanita lagi sehingga mencapai total sebelas orang, dimana sembilan diantaranya masih hidup sepeninggal Muhammad. Para ahli sejarah antara lain Watt dan Esposito berpendapat bahwa sebagian besar perkawinan itu dimaksudkan untuk memperkuat ikatan politik (sesuai dengan budaya Arab), atau memberikan penghidupan bagi para janda (saat itu janda lebih susah untuk menikah karena budaya yang menekankan perkawinan dengan perawan).[8]


    Perbedaan dengan nabi dan rasul terdahulu

    Dalam mengemban misi dakwahnya, umat Islam percaya bahwa Muhammad diutus Allah untuk menjadi Nabi bagi seluruh umat manusia (QS. 34 : 28), sedangkan nabi dan rasul sebelumnya hanya diutus untuk umatnya masing-masing (QS 10:47, 23:44) seperti halnya Nabi Musa yang diutus Allah kepada kaum Bani Israil.

    Sedangkan persamaannya dengan nabi dan rasul sebelumnya ialah sama-sama mengajarkan Tauhid, yaitu kesaksian bahwa Tuhan yang berhak disembah atau diibadahi itu hanyalah Allah (QS 21:25).


    1. ^ Hart, Michael. 2007. 100 Tokoh Paling Berpengaruh Sepanjang Masa. Batam: Karisma Publising Group.
    2. ^ a b Lings, Martin. Muhammad: Kisah Hidup Nabi berdasarkan Sumber Klasik. Jakarta: Penerbit Serambi, 2002. ISBN 979-3335-16-5
    3. ^ a b c Subhani, Ja'far. Ar-Risalah: Sejarah Kehidupan Rasulullah SAW. Jakarta: Penerbit Lentera, 2002. ISBN 979-8880-13-7
    4. ^ Abdullah bin Abdul-Muththalib bin Hâsyim bin 'Abd al-Manâf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka'b.
    5. ^ Esposito, John (1998). Islam: The Straight Path. Oxford University Press. ISBN 0-19-511233-4. p.18
    6. ^ Bullough, Vern; Brenda Shelton, Sarah Slavin (1998). The Subordinated Sex: A History of Attitudes Toward Women. University of Georgia Press. ISBN 978-0-8203-2369-5. p.119
    7. ^ Reeves, Minou (2003). Muhammad in Europe: A Thousand Years of Western Myth-Making. NYU Press. ISBN 978-0-8147-7564-6. p.46
    8. ^ Watt, M. Aisha bint Abi Bakr. Article at Encyclopaedia of Islam Online. Ed. P.J. Bearman, Th. Bianquis, C.E. Bosworth, E. van Donzel, W.P. Heinrichs. Brill Academic Publishers. ISSN 1573-3912. pp. 16-18

    http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Sejarah Hidup Muhammad oleh Muhammad Husain Haekal

    Post  Admin on Fri Mar 13, 2009 3:16 am

    Sejarah Hidup Muhammad

    oleh Muhammad Husain Haekal

    click: http://media.isnet.org/islam/Haekal/Muhammad/index.html

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Tentang sejarah nabi Muhammad dapat juga dilihat disini ...

    Post  Admin on Sat Mar 14, 2009 10:48 pm

    Tentang sejarah nabi Muhammad dapat juga dilihat di http://www.dakwatuna.com/category/sirah-nabawiyah/ Very Happy


    Terakhir diubah oleh Admin tanggal Sat Mar 14, 2009 11:02 pm, total 1 kali diubah

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Mau baca sejarah nabi Muhammad juga bisa disini : Sirah Nabawiyah oleh : Dr Mustafa as Sibaie

    Post  Admin on Sat Mar 14, 2009 11:01 pm

    Mau baca sejarah nabi Muhammad juga bisa disini : Sirah Nabawiyah oleh : Dr Mustafa as Sibaie http://www.scribd.com/reader/related/2574301 Laughing

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    AJARAN KASIH DARI NABI MUHAMMAD,

    Post  Admin on Mon Mar 16, 2009 3:41 am

    AJARAN KASIH DARI NABI MUHAMMAD,

    Dec 9, '07 7:27 AM for everyone

    0605. "Dari Malik bin Huwairits, ia berkata: Saya datang kepada Nabi saw. dalam sekelompok orang-orang dari kaum saya. Kami tinggal di sisi beliau dua puluh malam, beliau seorang yang penyayang dan belas kasihan. Ketika beliau melihat kerinduan kami terhadap keluarga, beliau bersabda: "Kembalilah kamu, tinggallah di sana, ajarlah mereka dan shalatlah. Apabila shalat telah datang maka hendaklah salah seorang di antaramu adzan, dan orang yang tertua di antara kamu menjadi iman."
    (HR: Bukhari)

    2896. "Dari Sa'id bin Abi Burdah dari ayahnya, dari kakeknya, dia berkata: "Sesungguhnya Nabi saw mengirim Mu'adz (bin Jabal) dan Abu Musa ke Yaman. Beliau bersabda (kepada dua orang utusan ini): "Permudahkanlah dan janganlah mempersulit, berilah berita gembira dan janganlah membuat mereka lari, bercita-kasihlah dan janganlah berselisih."
    (HR: Bukhari)


    2915. "Dari Zaid bin Aslam, dia berkata: Sesungguhnya Umar bin Khaththab ra mengangkat maulanya yang bernama Hunayyah sebagai penjaga (hewan shadaqah di tanah Ribdzah). Umar berkata: "Hai Hunaya, genggamlah sayapmu (yakni berbelas kasihlah) kepada kaum muslimin, dan takutilah doa orang yang didhalimi, karena sesungguhnya doa orang yang didhalimi adalah terkabul. Dan masukanlah pemilik sekelompok kecil (maksimal 30 ekor) unta dan pemilik sekelompok kecil kambing. Dan hindarilah hewan (Abdur Rahman) ibnu Auf dan hewan (Utsman) ibnu Affan, karena berdua ini apabila hewannya binasa niscaya mereka berdua kembali kepada (hartanya yang lain, seperti) kebun kurma dan ladang; sedangkan pemilik sekelompok kecil unta dan pemilik sekelompok kecil kambing, apabila hewannya binasa niscaya dia akan datang kepadaku bersama anak-anaknya, lalu dia katakan: "Wahai Amirul Mukminin", adakah aku membiarkan mereka (membutuhkan), jauh. Maka air dan padang penggembalaan adalah lebih ringan bagiku daripada emas dan perak. Demi Allah, sesungguhnya mereka menyangka aku ini mendhalimi mereka. Sesungguhnya tanah itu adalah negeri mereka, dimana mereka di masa Jahiliyah berperang di sana dan di masa Islam mereka masuk Islam di sana. Dan demi Dzat di mana jiwaku berada dalam kekuasaan-Nya, kalau toh tidak ada harta (unta, kuda dll) untuk membekali (orang yang tidak bertunggangan) di jalan Allah, pastilah aku tidak menjaga mereka pada negeri mereka sejengkalpun."
    (HR: Bukhari)

    6998. Dari Jarir bin Abdulah, dia berkata :"Rasulullah saw telah bersabda:"Allah tidak merahmati kepada seseorang yang tidak mau menaruh kasih sayang kepada manusia".
    (HR: Bukhari)

    6999. Dari Usamah Bin Zaid, dia berkata :"Aku pernah berada di samping Nabi saw. Tiba-tiba datang kepada Beliau seorang utusan salah satu putri beliau. Dia minta kepada beliau menemui anak lelaki putrinya saat (menjelang) kematian". Nabi saw, bersabda :"Kembalilah. Kabarilah ia, bahwa hanya Allah-lah yang berhak mengambil dan hanya Allah-lah yang berhak memberi. Setiap sesuatu di sisinyaada batas tertentu. Maka suruhlah ia, hendaknya ia bersabar dan mencari pahal (dari-Nya)". Salah satu putri beliau menyuruh balik utusan tadi, bahwa ia telah bersumpah agar Anda benar-benar mendatanginya. Nabi saw, berangkat, dan ditemani oleh Sa`ad bin Ubadah serta Mu`adz bin Jabal. Anak lelaki itu lalu lalu diberikan kepada beliau, sementara jiwanya menggigil seolah berada dalam sebuah griba (tempat air dari kulit). Kedua mata beliau meneteskan air mata. Sa`ed berkata kepada beliau "Wahai Rasulullah, kenapa anda menangis?" Belia bersabda :"(Tangis) ini adalah suatu rahmat yang telah dijadikan Allah di dalam hati hamba-hamba-Nya. Sesunguhnya Allah hanya merahmati kepada hamba-hambanya yang penuh rasa kasih sayang.
    (HR: Bukhari)


    7077. Dari Usmaha, dia berkata :"Putra dari alah satu putri Nabi saw. Dalam keadaan koma. Ia lalu berkirim surat kepada beliau agar beliau mengunjunginya. Beliau berkirim surat yang isinya, sesungguhnya hanyalah Allah yang berhak mengambil dan yang berhak memberi. Semua telah ada batas yang tertentu. Maka hendaknya kamu bersabar dan mencari pahala. Teryata ia berikirim surat kepada beliau dan bersumpah atas beliau. Maka berangkatlah Rasulullah saw. Aku, Mu`adz bin Jabal, Ubai bin Ka`eb, dan Ubadah bin Shamit ikut berangkat bersama beliau. Ketika kami masuk, mereka menyerahkan putra tersebut kepaa Rasulullah saw. Sedangkan nyawa putra itu tinggal bergerak-gerak di dadanya, seolah di dalam sebuah griba(tmpat air terbuat dari kulit). Ternyata Rasulullah saw, menangis. Maka Sa`ed bin Ubadah berkata :"Mengapa anda mesti menangis ?". beliau lantas bersabda :"Sesungguhnya Allah hanya akan merahmati kepada hamba-hamba-Nya yang penuh kasih sayang.
    (HR: Bukhari)

    5689. Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: "Rasulullah mencium hasan bin Ali, dan disamping beliau ada "Aqro" bin Habis attamimiy duduk, Aqro` berkata: "Sesungguhnya aku punya sepuluh orang anak, aku tak pernah mencium seorangpun". kemudian Rasulullah memandangnya seraya bersabda: "Barang siapa tidak belas kasihan, maka tidak dibelas kasihani oleh Allah.
    (HR: Bukhari)

    5690. Dari A`isyah ra. ia berkata: "Engkau mencium anak-anak, sungguh aku tak pernah mencium mereka". kemudian Nabi bersabda: "Tiada kuasa aku (menolong kamu) jika Allah mencabut sifat Belas kasih dari hatimu".
    (HR: Bukhari)
    5700. Dari Ab Sulaiman Malik bin Huwairits ra. ia berkata: "Kami datang pada Nabi, dan kami pada waktu itu Masih muda yang berdekatan (Umurnya), Kemudian kami menetap disisi Nabi selama Dua puluh hari. lalu Nabi mengira kami sudah rindu keluarga kami, kemudian Nabi menanyai Kami tentang Keluarga yang kami tinggalkan, kemudian kami memberitahukannya, dan Nabi adalah orang yang lunak hatinya dan belas kasih, kemudian beliau bersabda: "Pulanglah kalian semua kepada Keluarga kalian, dan ajarilah mereka, dan perintahlah mereka, dan sholatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku sholat, dan ketika datang waktu sholat maka hendaklah salah satu diantara kalian beradzan untuk kalian semua, dan hendaklah yang paling tua menjadi Imam kalian".
    (HR: Bukhari)

    5703. Dari Nu`man bin Basyir ra., ia berkata: "Rasulullah saw. bersabda: "Kamu melihat orang - orang mu`min dalam kasih sayang, cinta mencintai dan belas kasih mereka seperti tubuh. apabila tubuh itu mengaduh karena salah satu anggota badan, maka seluruh tubuh itu memanggilnya dengan jaga dan demam".
    (HR: Bukhari)

    5705. Dari Jarir bin Abdullah ra. dari Nabi Muhammad saw. beliau bersabda: "Barang siapa tidak belas kasih (pada sesama) maka tidak di belas kasihi (Oleh Allah)".
    (HR: Bukhari)
    http://agamaislam.multiply.com/journal/item/38/AJARAN_KASIH_DARI_NABI_MUHAMMAD

    Very Happy

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Salah satu perbuatan baik yg nyata dari muhammad adalah pengampunan dan pembebasan kafir quraisy pada wakktu penaklukan mekkah

    Post  Admin on Wed Mar 25, 2009 7:36 pm

    Salah satu perbuatan baik yg nyata dari muhammad adalah pengampunan dan pembebasan kafir quraisy pada wakktu penaklukan mekkah..lihat :

    Sejarah Hidup Muhammad

    oleh Muhammad Husain Haekal

    .... Sekarang Muhammad berhenti di hulu kota Mekah, di hadapan
    Bukit Hind. Di tempat itu dibangunnya sebuah kubah (kemah
    lengkung), tidak jauh dari makam Abu Talib dan Khadijah.
    Ketika ia ditanya, maukah ia beristirahat di rumahnya,
    dijawabnya: "Tidak. Tidak ada rumah yang mereka tinggalkan
    buat saya di Mekah," katanya. Kemudian ia masuk ke dalam kemah
    lengkung itu, ia beristirahat dengan hati penuh rasa syukur
    kepada Tuhan, karena ia telah kembali dengan terhormat, dengan
    membawa kemenangan ke dalam kota, kota yang dulu telah
    mengganggunya menyiksanya dan mengusirnya dari keluarga dan
    kampung halamannya. Ia melepaskan pandang ke sekitar tempat
    itu, ke lembah wadi dan gunung-gunung yang ada di
    sekelilingnya. Gunung-gunung, tempat ia dahulu tinggal di
    celah-celahnya, ketika tindakan Quraisy sudah begitu memuncak,
    begitu keras mengasingkan dia. Di pegunungan itulah, yang juga
    di antaranya Gua Hira, tempat ia menjalankan tahannuth ketika
    datang kepadanya wahyu: 'Bacalah! Dengan nama Tuhanmu Yang
    menciptakan. Menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah.
    Dan Tuhanmu Maha Pemurah. Yang mengajarkan dengan Pena.
    Mengajarkan kepada manusia apa yang belum diketahuinya..."
    (Qur'an, 96: 1-5)

    Ke sekitar gunung-gunung itu ia melepaskan pandang, ke
    lembah-lembah, dengan rumah-rumah Mekah yang bertebaran, dan
    di tengah-tengah adalah Rumah Suci. Begitu rendah hati ia
    kepada Tuhan, sehingga airmata menitik dari matanya, setitik
    airmata Islam dan rasa syukur demi Kebenaran Yang Mutlak, yang
    dalam segala soal kepadaNya jua akan kembali.

    Saat itu juga terasa olehnya bahwa tugasnya sebagai komandan
    sudah selesai. Tidak lama tinggal dalam kemah itu, ia segera
    keluar lagi. Dinaikinya untanya Al-Qashwa, dan ia pergi
    meneruskan perjalanan ke Ka'bah. Ia bertawaf di Ka'bah tujuh
    kali dan menyentuh sudut (hajar aswad) dengan sebatang
    tongkat5 di tangan. Selesai ia melakukan tawaf, dipanggilnya
    Uthman b. Talha dan pintu Ka'bah dibuka. Sekarang Muhammad
    berdiri di depan pintu, orang pun mulai berbondong-bondong. Ia
    berkhotbah di hadapan mereka itu serta membacakan firman
    Tuhan: "Wahai manusia. Kami menciptakan kamu berbangsa-bangsa
    dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Tetapi orang
    yang paling mulia di antara kamu dalam pandangan Allah ialah
    orang yang paling takwa (menjaga diri dari kejahatan). Allah
    Maha mengetahui dan Maha mengerti." (Qur'an, 49: 13)

    Kemudian ia menanya kepada mereka:

    "Orang-orang Quraisy. Menurut pendapat kamu, apa yang akan
    kuperbuat terhadap kamu sekarang?"

    "Yang baik-baik. Saudara yang pemurah, sepupu yang pemurah."
    jawab mereka.

    "Pergilah kamu sekalian. Kamu sekarang sudah bebas!" katanya.

    Dengan ucapan itu maka kepada Quraisy dan seluruh penduduk
    Mekah ia telah memberikan pengampunan umum (amnesti).

    Alangkah indahnya pengampunan itu dikala ia mampu! Alangkah
    besarnya jiwa ini, jiwa yang telah melampaui segala kebesaran,
    melampaui segala rasa dengki dan dendam di hati! Jiwa yang
    telah dapat menjauhi segala perasaan duniawi, telah mencapai
    segala yang diatas kemampuan insani! Itu orang-orang Quraisy,
    yang sudah dikenal betul oleh Muhammad, siapa-siapa mereka
    yang pernah berkomplot hendak membunuhnya, siapa-siapa yang
    telah menganiayanya dan menganiaya sahabat-sahabatnya dahulu,
    siapa-siapa yang memeranginya di Badr dan di Uhud, siapa yang
    dahulu mengepungnya dalam perang Khandaq? Dan siapa-siapa yang
    telah menghasut orang-orang Arab semua supaya melawannya, dan
    siapa pula, kalau berhasil, yang akan membunuhnya, akan
    mencabiknya sampai berkeping-keping kapan saja kesempatan itu
    ada!? Mereka itu, orang-orang Quraisy itu sekarang dalam
    genggaman tangan Muhammad, berada di bawah telapak kakinya.
    Perintahnya akan segera dilaksanakan terhadap mereka itu.
    Nyawa mereka semua kini tergantung hanya di ujung bibirnya dan
    pada wewenangnya atas ribuan balatentara yang bersenjatakan
    lengkap, yang akan dapat mengikis habis Mekah dengan seluruh
    penduduknya dalam sekejap mata!
    (bersambung ke bagian 3/3)

    http://media.isnet.org/islam/Haekal/Muhammad/Bebas2.html

    .mereka semaua diampuni dan dibebaskan......sebenarnya muhammad bisa aja balas dendam dan membunuh mereka semua , tapi muhammad tidak melakukannya justru ia memaafkan dan membebaskan mereka semua...peristiwa ini juga menjadi bantahan pada tuduhan orang anti islam bahwa muhammad suka membunuh orang kafir.....lihat fakta orang kafir quraisy tidak dibunuh..ini berbeda adg apa yg dilakukan orang kristen pada perang salib dan inkuisisi di spanyol..pada waktu itu umat islam sudah mneyerah tapi tetap saja dihabisi dan dibantai.....padahal katanya mereka menganut ajaran kasih eh nggak taunye ternyata ajaran biadab !!! Very Happy

    G4ul

    Jumlah posting : 31
    Join date : 14.03.09

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  G4ul on Thu Mar 26, 2009 3:18 am


    MAs Admin tolong bantu jawab juga yaa, ni ada pengikut JESUS (JEROAN USUS = TELEK), lagi koar2 hujat isra' mi'raj..



    Re: abdul_4jji Murtad

    New postby abdul_4jji » Wed Mar 25, 2009 12:21 pm
    Bang G4ul ..... JANGAN PERGI.....DOOONG !!!

    Tanggapin yang di bawah ini dulu aja yaaaa. Buat REFRESHING.

    BELIEVE IT OR NOT ???

    Isra dan Mi'raj merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad SAW mendapat perintah untuk menunaikan shalat lima waktu sehari semalam.
    Dalam Isra, Nabi Muhammad SAW "diberangkatkan" oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa dengan menaiki buraq. Lalu dalam Mi'raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan shalat lima waktu.
    Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah shalat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih.

    MANA MUNGKIN ISRA dalam semalam dengan menaiki BURAQ, sebab pada waktu itu BELUM ADA MASJIDIL AQSA di Yerusalem ?
    KEBOHONGAN APA LAGI NIYH ??? Menyebalkan perut. ASTAGH FIRULLAH AL AZIIM ....!!!
    DAN ....
    MELAKUKAN PERJALANAN SAMPAI KE SIDRATUL MUNTAHA ....?? Yang percaya ini berarti mempunyai IQ JONGKOK. Siapa yang menjadi SAKSI ???
    KAMU ??? Segala peristiwa MUSTI ADA SAKSI MINIMAL DUA ORANG. Para muslim MENJADI SAKSI dengan mengucapkan DUA KALIMAH SYAHADAH. Padahal TIDAK MENGENAL MOHAMMAD. Terpaksa ..... karena orangtua/kakek/nenek, karena jabatan, karena uang/harta, atau KARENA DIA yang kucinta itu CAKEP & SEDEP, maka AKU BERSAKSI bahwa MOh .......

    Abdul pernah bertemu dengan seseorang yang pernah mati (suri). Sewaktu dia hidup sebelum mati suri, dia memang SANGAT CINTA NABI MOHAMMAD.
    Suatu kali mendadak dia mati. Dia merasa pergi dengan cepat MENGELILINGI DUNIA INI HENDAK MENEMUI SANG NABI. Wuuuttt .... TAK JUGA DIKETEMUKANNYA. Malahan dia bertemu SOSOK MANUSIA BERCAHAYA dengan WAJAH yang MIRIP dengan yang dia PERNAH lihat gambarnya. Dia mencoba mengingat, yaaa ... ini sih nabinya orang Kristen. WAJAH itu HANYA TERSENYUM PENUH KASIH. Lantas orang itu TERSIPU, HATI BERDEBAR-DEBAR KACAU, TIDAK TAHU MAU NGOMONG APA. Lalu ... SOSOK itu berkata: "Kembalilah. Yang kamu cari-cari TIDAK ADA DI SINI". Lalu orang itu HERAN, "Aku tidak ngomong sepatah kata pun kepada-NYA, tapi ... Mengapa DIA bisa tahu apa yang ada dalam hatiku?" Segera orang itu menjawab: "Ya" Wuuutt.... orang itu terbangun dan tahu-tahu orang itu telah TERBUNGKUS KAIN KAFAN" Orang-orang yang ta'jjiah pada ketakutan.
    Akhirnya,
    dia diberi kesempatan untuk hidup sehat lagi dan ..... MURTAD.
    Tanya saksi ?
    Ada banyak: istri dan anak-anaknya, serta para sahabat dan tetangga mereka. Mereka sekeluarga MURTAD. Tapi,
    para kenalan/sahabat dan tetangganya TIDAK MURTAD, walaupun melihat dengan mata-kepala sendiri dan BERDASARKAN VISUM DOKTER, memang orang itu sudah DINYATAKAN MATI. ...............!!!

    TRUUSSS..... koq MURTAD yaaa ??? TANYA KENAPA ????

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  Admin on Fri Mar 27, 2009 12:30 am

    G4ul wrote:
    MAs Admin tolong bantu jawab juga yaa, ni ada pengikut JESUS (JEROAN USUS = TELEK), lagi koar2 hujat isra' mi'raj..



    Re: abdul_4jji Murtad

    New postby abdul_4jji » Wed Mar 25, 2009 12:21 pm
    Bang G4ul ..... JANGAN PERGI.....DOOONG !!!

    Tanggapin yang di bawah ini dulu aja yaaaa. Buat REFRESHING.

    BELIEVE IT OR NOT ???

    Isra dan Mi'raj merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad SAW mendapat perintah untuk menunaikan shalat lima waktu sehari semalam.
    Dalam Isra, Nabi Muhammad SAW "diberangkatkan" oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa dengan menaiki buraq. Lalu dalam Mi'raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan shalat lima waktu.
    Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah shalat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih.

    MANA MUNGKIN ISRA dalam semalam dengan menaiki BURAQ, sebab pada waktu itu BELUM ADA MASJIDIL AQSA di Yerusalem ?
    KEBOHONGAN APA LAGI NIYH ??? Menyebalkan perut. ASTAGH FIRULLAH AL AZIIM ....!!!
    DAN ....
    MELAKUKAN PERJALANAN SAMPAI KE SIDRATUL MUNTAHA ....?? Yang percaya ini berarti mempunyai IQ JONGKOK. Siapa yang menjadi SAKSI ???
    KAMU ??? Segala peristiwa MUSTI ADA SAKSI MINIMAL DUA ORANG. Para muslim MENJADI SAKSI dengan mengucapkan DUA KALIMAH SYAHADAH. Padahal TIDAK MENGENAL MOHAMMAD. Terpaksa ..... karena orangtua/kakek/nenek, karena jabatan, karena uang/harta, atau KARENA DIA yang kucinta itu CAKEP & SEDEP, maka AKU BERSAKSI bahwa MOh .......

    Abdul pernah bertemu dengan seseorang yang pernah mati (suri). Sewaktu dia hidup sebelum mati suri, dia memang SANGAT CINTA NABI MOHAMMAD.
    Suatu kali mendadak dia mati. Dia merasa pergi dengan cepat MENGELILINGI DUNIA INI HENDAK MENEMUI SANG NABI. Wuuuttt .... TAK JUGA DIKETEMUKANNYA. Malahan dia bertemu SOSOK MANUSIA BERCAHAYA dengan WAJAH yang MIRIP dengan yang dia PERNAH lihat gambarnya. Dia mencoba mengingat, yaaa ... ini sih nabinya orang Kristen. WAJAH itu HANYA TERSENYUM PENUH KASIH. Lantas orang itu TERSIPU, HATI BERDEBAR-DEBAR KACAU, TIDAK TAHU MAU NGOMONG APA. Lalu ... SOSOK itu berkata: "Kembalilah. Yang kamu cari-cari TIDAK ADA DI SINI". Lalu orang itu HERAN, "Aku tidak ngomong sepatah kata pun kepada-NYA, tapi ... Mengapa DIA bisa tahu apa yang ada dalam hatiku?" Segera orang itu menjawab: "Ya" Wuuutt.... orang itu terbangun dan tahu-tahu orang itu telah TERBUNGKUS KAIN KAFAN" Orang-orang yang ta'jjiah pada ketakutan.
    Akhirnya,
    dia diberi kesempatan untuk hidup sehat lagi dan ..... MURTAD.
    Tanya saksi ?
    Ada banyak: istri dan anak-anaknya, serta para sahabat dan tetangga mereka. Mereka sekeluarga MURTAD. Tapi,
    para kenalan/sahabat dan tetangganya TIDAK MURTAD, walaupun melihat dengan mata-kepala sendiri dan BERDASARKAN VISUM DOKTER, memang orang itu sudah DINYATAKAN MATI. ...............!!!

    TRUUSSS..... koq MURTAD yaaa ??? TANYA KENAPA ????

    untuk masalah isra' mi'raj dapat anda lihat di :

    http://bombsai.multiply.com/journal/item/167/Maha_Suci_Allah_yang_telah_memperjalankan_hamba-Nya_pada_suatu_malam_dari_Al_Masjidil_Haram_ke_Al_Masjidil_Aqsha_yang_telah_Kami_berkahi_sekelilingnya_agar_Kami_perlihatkan_kepadanya_sebagian_dari_tanda-tanda_kebesaran_Kami._Sesungguhnya_Dia_adalah_Maha_Mendengar_lagi_Maha_Mengetahui.QS._171

    dan

    http://bombsai.multiply.com/journal/item/164/Isra_Miraj_dipahami_dengan_Sains_ISRA_MIRAJ_Mujizat_Salah_Tafsir_dan_Makna_Pentingnya_Dimuat_Republika14_Jan_1994_T.Djamaluddin_Dept._of_Astronomy_Kyoto_Univ._Japan_Ditulis_saat_masih_berstatus_mahasiswa_program_doktor

    jika masih kurang bisa lihat di :

    http://bombsai.multiply.com/journal/item/165/Sejarah_Hidup_Muhammad_oleh_Muhammad_Husain_Haekal_BAGIAN_KEDELAPAN_DARI_PEMBATALAN_PIAGAM_SAMPAI_KEPADA_ISRA_Muhammad_Husain_Haekal Very Happy cheers

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    BEBERAPA SABDA NABI MUHAMMAD

    Post  Admin on Fri Mar 27, 2009 2:37 am

    BEBERAPA SABDA NABI MUHAMMAD

    Rasulullah bersabda, "Sesungguh nya Allah menyayangi hamba-hamba- Nya yang penyayang". (HR. al-Bukhari)

    Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya Allah ta'ala hanya merahmati hamba-hambaNya yang pengasih." (HR. Bukhari).

    “Orang yang pengasih akan di kasihi Dzat yang Maha Pengasih, kasihilah yang di bumi, maka yang di langit akan mengasihimu.” HR. Tirmidzi

    “Allah ta’ala menolong seorang hamba selagi hamba tersebut menolong sesamanya.” HR. Muslim

    “Barang siapa menolong saudaranya yang membutuhkan maka Allah ta’ala akan menolongnya.” HR. Muslim

    “Barang siapa yang mempermudah kesulitan orang lain, maka Allah ta’ala akan mempermudah urusannya di dunia dan akhirat.” HR. Muslim

    “Barang siapa yang tidak menaruh belas kasihan terhadap sesamanya, maka Allah ta’ala tidak akan mengasihinya.” HR. Muslim

    “Barang siapa yang mampu memberikan kemanfaatan kepada saudaranya hendaklah ia lakukan.” HR. Muslim

    “Bukankah kalian ditolong dan diberi rizki lantaran orang-orang lemah di antara kalian?” HR. Bukhari

    “Barangsiapa yang suka rezkinya akan diluaskan dan diakhirkan ajalnya maka hendaklah menyambung tali persaudaraan.” HR. Al-Bukhari dan Muslim

    “Carilah (keridhaan)ku melalui orang-orang lemah di antara kalian. Karena sesungguhnya kalian diberi rizki dan ditolong dengan sebab orang-orang lemah di antara kalian.” Ahmad, Abu Daud, At-Tirmidzi, dll. Very Happy cheers

    G4ul

    Jumlah posting : 31
    Join date : 14.03.09

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  G4ul on Fri Apr 03, 2009 10:36 am

    bos, beh uangel yo ngebungkam kafir di IFF, beberapa literatur tentang Kebaikan nabi muhammad dari Forum ini uda tak copas semua, tapi tetep aja gak valid katanya...
    kalo bisa tulung dung, beri lagi beberapa kebaikan NAbi muhammad SAW beserta sumber dan perbuatannya yang lebih meyakinkan.. Bisa gak?
    ni beberapa postinganku di IFF yang di katakan gak valid http://indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?f=3&t=31201&start=180

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  Admin on Wed Apr 08, 2009 3:53 am

    G4ul wrote:bos, beh uangel yo ngebungkam kafir di IFF, beberapa literatur tentang Kebaikan nabi muhammad dari Forum ini uda tak copas semua, tapi tetep aja gak valid katanya...
    kalo bisa tulung dung, beri lagi beberapa kebaikan NAbi muhammad SAW beserta sumber dan perbuatannya yang lebih meyakinkan.. Bisa gak?
    ni beberapa postinganku di IFF yang di katakan gak valid http://indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?f=3&t=31201&start=180


    Perubahan Yang Dibawa Oleh Ajaran Muhammad Terhadap Bangsa Arab

    Perubahan yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. Terhadap bangsa Arab, meliputi segala segi dan bidang kehidupan. Apa yang telah dicapainya untuk kejayaan bangsanya itu merupakan suatu sukses besar yang menakjubkan dalam sejarah dunia. Dia bangkitkan bangsanya dari lembah kebodohan, untuk kemudian diserahi pengemban tugas suci yakni membawakan risalahnya (agama Islam) kepada seluruh umat manusia.

    Sebab utama dari kemenangan yang besar itu terletak kepada kebenaran agama yang dibawanya, Agama yang diturunkan dari Allah, Agama Islam yang memuat ajaran-ajaran tentang kepercayaan, kemasyarakatan, politik dan lain-lain kesemuanya itu diterapkan oleh abi muhammad ke dalam kehidupan bangsa Arab. Karena itu pengaruh dan efek dari agama Islam nampak pula di berbagai segi dan bidang kehidupan bangsa Arab. secara ringkas dapatlah dikemukakan garis besar perubahan yang dibawa nabi Muhammad terhadap bangsa Arab sebagai berikut :

    1. Segi Keagamaan

    Bangsa Arab di zaman jahiliyah menyembah patung-patung dan batu-batu berhala dan mereka menyembelih hewan-hewan korban dihadapan patung-patung itu untuk memuliakannya. Mereka pada umumnya tenggelam dalam kemusyrikan dan dalam kehidupan yang berpecah belah serta saling bermusuhan dan bererang. Setiap sengketa yang timbul dikalangan mereka, mereka serahkan penyelesaiannya kepada pemimpin-pemimpin mereka. Kemudian datanglah Agama Islam yang membawa undang-undang dari Allah. Yakni Alquran yang mengatur kehidupan mereka baik yang mengenai hubungan antara individu-individu maupun yang mengenai kepercayaan, seperti kepercayaan kepada keesaan Allah, hari berbangkit, dan yang mengenai ibadah seperti : Puasa, shalat, zakat dan lain-lain. Kitab suci Alquran benar-benar telah menghidupkan jiwa bangsa Arab dan sudah pula berjalin menjadi satu jiwa dengan mereka. Dengan demikian bangsa Arab telah mencapai kebudayaan dan peradaban yang tinggi. Adalah satu yang unik dalam sejarahdunia., satu bangsa yang sederhana setelah menaklukkan bangsa-bangsa yang sudah berkebudayaan dia tidak luluh kedalam kebudayaan bangsa taklukkannya itu, bahkan dia telah memberi bentuk yang lebih positif kepada kebudayaan bangsa itu.

    2. Segi Kemasyarakatan

    Satu pengaruh yang menonjol dari Islam terhadap mental bangsa Arab ialah timbulnya kesadaran ana arti dan pentingnya disiplin dan ketaatan. Sebelum Islam keinsyafan yang demikian itu sangat tipis bagi mereka. Padahal untuk membina suatu masyarakat yang teratur dan tertib amat diperlukan disiplin dan kepatuhan kepada pimpinan, hal ini pada masa jahiliyah belum jelas kelihatan. Dalam mengatur masyarakat, Islam mengharamkan menumpahkan darah dan dilarangnya orang menuntut bela dengan cara menjadi hakim sendiri-sendiri seperti zaman jahiliyah, tetapi Islam menyerahkan penuntutan bela itu kepada pemerintah. Bahkan Islam meletakkan dasar-dasar umum masyarakat yang mengatur hubungan antar individu dengan individu, antara individu dengan kelompoknya, antara satu kelompok masyarakat dengan kelompok masyarakat yang lainnya, hukum keluarga sampai pada soal bernegara. Islam yang pertama-tama mengangkat derajat wanita; memberikan hak-hak kepada wanita sesuai dengan kewanitaannya. Islam menegakkan pula ajaran persamaan antara manusia dan memberantas perbudakan.

    3. Segi Politik

    Bangsa Arab sebelum Islam hidup bersuku-suku (kabilah-kabilah) dan berdiri sendiri-sendiri, satu sama lain kadang-kadang saling bermusuhan. Mereka tidak mengenal rasa ikatan nasional; yang ada pada mereka hanyalah ikatan kabilah. Dasar perhubunagn dalam kabilah itu ialah pertalian darah. Rasa ashbiyah (kesukuan) amat kuat danmendalam pada mereka, sehingga bilamana terjadi salah seorang diantara mereka teraniaya, maka seluruh angota-anggota kabilah itu akan bangkit membelanya, semboyan mereka “Tolong saudaramu baik dia menganiaya atau teraniaya”.

    Sesudah bangsa Arab memeluk agama Islam kekabilahan itu ditinggalkan, dan timbullah kesatuan persaudaraan dan kesatuan agama, yaitu kesatuan umat manusia dibawah satu naungan panji kalimat sahadah. Dasar pertalian darah diganti dengan dasar pertalian agama. Demikian yang bangsa Arab yang tadinya hidup bercerai-berai, berkelompok-kelompok, berkat agama Islam mereka menjadi satu kesatuan bangsa, kesatuan umat, yang mempunyai pemerintahan pusat, dan mereka tunduk pada satu hukum yaitu hukum Allah dan RasulNya.
    http://autorefresh.wordpress.com/2008/10/26/perubahan-yang-dibawa-oleh-ajaran-muhammad-terhadap-bangsa-arab/

    G4ul

    Jumlah posting : 31
    Join date : 14.03.09

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  G4ul on Wed Apr 08, 2009 10:17 am

    mas ni gua copas dari kafir, tulung di bales sedetailnya yaa

    1. Muhammad berzinah dengan Maria, buak Hafsa DI RANJANG HAFSA.
    Sampai Hafsa ngamuk2.
    abis itu malah nekat, 1 bulan bersama Maria.

    G4ul wrote:Ada lagi kejelekan NABI muhammad?
    Kalo KAPIR,, BUAnyakk banget...



    Banyak mana sama Muhammad?

    Ayo kita bikin list yuk, Muhammad itu pernah melakukan semua kejahatan di Dunia, dan sampai sekarang, tidak ada orang yang bisa bikin semua kejahatan, meskipun seorang Yakuza sekalian.
    Muhammad paling komplit, bahkan bisa di sebut Bapak dar Segala Kejahatan/Kriminal.
    Membunuh, merampok, berjinah, menyembah berhala, incest, beol sembarangan, KDRT (mukul istri), pokoknya tinggal sebut satu buah kejahatan di dunia ini, pasti pernah di lakukan oleh Muhammad.
    10 perintah Allah di langgar abis!

    G4ul wrote:1. gak punya agama jadi gak ada aturan, so mo KAWIN, KUMPUL kebo, zina, tuh sah2 aja..



    [b]Saat itu adalah giliran Hafsa untuk bersetubuh dengan sang Nabi. Budak Hafsa yang bernama Maria, orang Koptik Kristen pemberian dari Raja Alexandria, juga berada di kamarnya ketika sang Nabi masuk. Maria adalah gadis remaja yang cantik jelita, merangsang sukma. Dia membangkitkan nafsu berahi pria manapun yang melihatnya; apalagi pria seperti sang Nabi yang diberi kekuatan seks sebanyak 30 pria oleh Allah. Kalau tidak percaya, lihat hadisnya:
    Hadis Sahih Bukhari Volume 1, Book 5, Number 268:

    Kok sepertinya agama yg mana ya..? Ahh.. iya... muslim!!!
    Tapi di bikin pura2 sah, jd ada kawin siri, kawin misyar...
    Pake :

    http://www.syariaheaven.biz.ly/

    BIRO JODOH SYARIAH.
    الشريعة تعود المباراة ®

    G4ul wrote:2. gak punya surga dan neraka, KAN gak punya TUHAN (ATHEIS SEJATI), jadi mo bacok orang yang bersalah ma nggak tu sah2 saja...



    ga salah nih, yg suka bacok2 dan penggal kepala orang siapa nih?

    [8.12] (Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman". Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.

    G4ul wrote:3. Gaka ada hukum yang mengikat kuat (meski hukum negara dijalnkan), so PEMBERONTAKAN adalah SPIRIT kehidupannya.. CONTOH : PKI, UMAT KAFIR DI iNDIA, MAFIA ITALIA, ISRAEL, dan masih banyak lagi cerita2 tentang kafir...



    siapa yg memimpin pemberontakan di Mekah?
    Bapak kriminal ini ternyata.

    http://media.isnet.org/islam/Haekal/Muh ... ebas2.html

    G4ul wrote:4. Gak Punya Tanggung JAWAB dari diri sendiri maupun masyarakat, so mau nyelewengin istri orag, mau ngrampok, mau perkos pembantu, mau Mabuk2an, mau Nyolong, Mau menghujat agama lain, mau berjudi, mau buat onar, itu adalah KEBAIKAN dan KEWAJIBAN KAFIR, tul gak...



    wah, klo ini borongan nya isi quran dan hadist.

    menantu sendiri, zainab diembat,

    Menghujat agama lain:

    Ibnu Ishaq berkata, "-Seperti yang disampaikan kepadaku- bahwa Abu Jahal bin Hisyam berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, kemudian ia berkata kepada beliau, 'Hai Muhammad, engkau harus berhenti mencela tuhan-tuhan kami! Jika tidak, maka kami akan mencela Tuhan yang engkau sembah.'

    Kemudian Allah Ta'ala menurunkan ayat tentang Abu Jahal,

    'Dan janganlah kalian memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan '. " (Al-An'am: 108).

    Mabuk2an khamar di surga.

    Pedoplhil.

    Muhammad tukang bikin onar.

    G4ul salah lagi rupanya..
    [b]

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  Admin on Thu Apr 09, 2009 12:49 am

    TUK G4UL BAGIAN 1

    Re: TENTANG MUHAMMAD
    G4ul Yesterday at 4:17 pm
    mas ni gua copas dari kafir, tulung di bales sedetailnya yaa

    1. Muhammad berzinah dengan Maria, buak Hafsa DI RANJANG HAFSA.
    Sampai Hafsa ngamuk2.
    abis itu malah nekat, 1 bulan bersama Maria.#############TENTANG INI LIHAT :


    Nov 12, '08 8:29 AM
    for everyone
    Mariyah al-Qibtiyah (Wafat-16H/637 M)
    Seorang wanita asal Mesir yang dihadiahkan oleh Muqauqis, penguasa Mesir kepada Rasulullah tahun 7 H. Setelah dimerdekakan lalu dinikahi oleh Rasulullah dan mendapat seorang putra bernama Ibrahim. Sepeninggal Rasulullah dia dibiayai oleh Abu Bakar kemudian Umar dan meninggal pada masa kekhalifahan Umar.
    Seperti halnya Sayyidah Raihanah binti Zaid, Mariyah al-Qibtiyah adalah budak Rasulullah yang kemudian beliau bebaskan dan beliau nikahi. Rasulullah memperlakukan Mariyah sebagaimana beliau memperlakukan istri-istri beliau yang lainnya. Abu Bakar dan Umar pun memperlakukan Mariyah layaknya seorang Ummul-Mukminin. Dia adalah istri Rasulullah satu-satunya yang melahirkan seorang putra, Ibrahirn, setelah Khadijah.
    Dari Mesir ke Yastrib
    Tentang nasab Mariyah, tidak banyak yang diketahui selain nama ayahnya. Nama lengkapnya adalah Mariyah binti Syama’un dan dilahirkan di dataran tinggi Mesir yang dikenal dengan nama Hafn. Ayahnya berasal dan Suku Qibti, dan ibunya adalah penganut agarna Masehi Romawi. Setelah dewasa, bersarna saudara perempuannya, Sirin, Mariyah dipekerjakan pada Raja Muqauqis.
    Rasulullah mengirim surat kepada Muqauqis melalui Hatib bin Baltaah, rnenyeru raja agar memeluk Islam. Raja Muqauqis menerima Hatib dengan hangat, namun dengan ramah dia menolak memeluk Islam, justru dia mengirimkan Mariyah, Sirin, dan seorang budak bernama Maburi, serta hadiah-hadiah hasil kerajinan dari Mesir untuk Rasulullah. Di tengah perjalanan Hatib rnerasakan kesedihan hati Mariyah karena harus rneninggalkan kampung halamannya. Hatib rnenghibur mereka dengan menceritakan Rasulullah dan Islam, kemudian mengajak mereka merneluk Islam. Mereka pun menerirna ajakan tersebut.
    Rasulullah teläh menerima kabar penolakan Muqauqis dan hadiahnya, dan betapa terkejutnya Rasulullah terhadap budak pemberian Muqauqis itu. Beliau mengambil Mariyah untuk dirinya dan menyerahkan Sirin kepada penyairnya, Hasan bin Tsabit. Istri-istri Nabi yang lain sangat cemburu atas kehadiran orang Mesir yang cantik itu sehingga Rasulullah harus menitipkan Mariyah di rumah Haritsah bin Nu’man yang terletak di sebelah rnasjid.
    Ibrahim bin Muhammad .
    Allah menghendaki Mariyah al-Qibtiyah melahirkan seorang putra Rasulullah setelah Khadijah r.a. Betapa gembiranya Rasulullah mendengar berita kehamilan Mariyah, terlebih setelah putra-putrinya, yaitu Abdullah, Qasim, dan Ruqayah meninggal dunia.
    Mariyah mengandung setelah setahun tiba di Madinah. Kehamilannya membuat istri-istri Rasul cemburu karena telah beberapa tahun mereka menikah, namun tidak kunjung dikaruniai seorang anak pun. Rasulullah menjaga kandungan istrinya dengan sangat hati-hati. Pada bulan Dzulhijjah tahun kedelapan hijrah, Mariyah melahirkan bayinya yang kemudian Rasulullah memberinya nama Ibrahim demi mengharap berkah dari nama bapak para nabi, Ibrahim a.s.. Lalu beliau memerdekakan Mariyah sepenuhnya. Kaum muslimin menyambut kelahiran putra Rasulullah . dengan gembira.
    Akan tetapi, di kalangan istri Rasul lainnya api cemburu tengah membakar, suatu perasaan yang Allah ciptakan dominan pada kaum wanita. Rasa cemburu sernakin tampak bersamaan dengan terbongkarnya rahasia pertemuan Rasulullah . dengan Mariyah di rumah Hafshah sedangkan Hafshah tidak berada di rumahnya. Hal ini menyebabkan Hafshah marah. Atas kemarahan Hafshah itu Rasulullah rnengharamkan Mariyah atas diri beliau. Kaitannya dengan hal itu, Allah telah menegur lewat firman-Nya:
    “Hai Muhammad, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. “ (QS. At-Tahriim:1)
    Aisyah mengungkapkan rasa cemburunya kepada Mariyah, “Aku tidak pernah cemburu kepada wanita kecuali kepada Mariyah karena dia berparas cantik dan Rasulullah sangat tertarik kepadanya. Ketika pertama kali datang, Rasulullah menitipkannya di rumah Haritsah bin Nu’man al-Anshari, lalu dia menjadi tetangga kami. Akan tetapi, beliau sering kali di sana siang dan malam. Aku merasa sedih. Oleh karena itu, Rasulullah memindahkannya ke kamar atas, tetapi beliau tetap mendatangi tempat itu. Sungguh itu lebih menyakitkan bagi karni.” Di dalam riwayat lain dikatakan bahwa Aisyah berkata, “Allah memberinya anak, sementara kami tidak dikaruni anak seorang pun.”
    Beberapa orang dari kalangan golongan munafik menuduh Mariyah telah melahirkan anak hasil perbuatan serong dengan Maburi, budak yang menemaninya dari Mesir dan kemudian menjadi pelayan bagi Mariyah. Akan tetapi, Allah membukakan kebenaran untuk diri Mariyah setelah Ali ra. menemui Maburi dengan pedang terhunus. Maburi menuturkan bahwa dirinya adalah laki-laki yang telah dikebiri oleh raja.
    Pada usianya yang kesembilan belas bulan, Ibrahim jatuh sakit sehingga meresahkan kedua orang tuanya. Mariyah bersama Sirin senantiasa menunggui Ibrahim. Suatu malarn, ketika sakit Ibrahim bertambah parah, dengan perasaan sedih Nabi . bersama Abdurrahman bin Auf pergi ke rumah Mariyah. Ketika Ibrahim dalam keadaan sekarat, Rasulullah . bersabda, “Kami tidak dapat menolongmu dari kehendak Allah, wahai Ibrahim.”
    Tanpa beliau sadari, air mata telah bercucuran. Ketika Ibrahim meninggal dunia, beliau kembali bersabda,
    “Wahai Ibrahim, seandainya mi bukan penintah yang haq, janji yang benar, dan masa akhir kita yang menyusuli masa awal kita, niscaya kami akan merasa sedih atas kematianmu lebih dari ini. Kami semua merasa sedih, wahai Ibrahim… Mata kami menangis, hati kami bersedih, dan kami tidak akan mengucapkan sesuatu yang menyebabkan murka Allah.”
    Demikianlah keadaan Nabi ketika menghadapi kematian putranya. Walaupun tengah berada dalam kesedihan, beliau tetap berada dalam jalur yang wajar sehingga tetap menjadi contoh bagi seluruh manusia ketika menghadapi cobaan besar. Rasulullah . mengurus sendiri jenazah anaknya kemudian beliau menguburkannya di Baqi’.
    Saat Wafatnya
    Setelah Rasulullah wafat, Mariyah hidup menyendiri dan menujukan hidupnya hanya untuk beribadah kepada Allah. Dia wafat lima tahun setelah wafatnya Rasulullah, yaitu pada tahun ke-46 hijrah, pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab. Khalifah sendiri yang menyalati jenazah Sayyidah Mariyah al-Qibtiyah, kemudian dikebumikan di Baqi’. Semoga Allah menempatkannya pada kedudukan yang mulia dan penuh berkah. Amin.
    Sumber: Buku Dzaujatur-Rasulullah , karya Amru Yusuf, Penerbit Darus-Sa’abu, Riyadh
    http://ahlulhadist.wordpress.com/2007/10/01/mariyah-al-qibtiyah-wafat-16h637-m/
    http://serbuiff.multiply.com/tag/istri%20nabi%20muhammad



    LIHAT LAGI :

    Hafshah binti Umar bin Khattab r.a
    Istri - istri Rasulullah SAW


    --------------------------------------------------------------------------------

    Hafshah binti Umar Bin Khattab adalah putri seorang laki-laki-laki-laki yang terbaik dan mengetahui hak-hak Allah SWT dan kaum muslimin, Umar Bin Khattab r.a. Sayyidah Hafshah r.a dibesarkan dengan mewarisi sifat ayahnya, Umar bin Khattab. Dalam soal keberanian, dia berbeda dengan wanita lain. Kepribadiannya kuat dan ucapannya tegas. Aisyah melukiskan bahwa sifat Hafshah sama dengan ayahnya. Kelebihan lain yang dimiliki Hafshah adalah kepandaiannya dalam membaca dan menulis, padahal ketika itu kemampuan tersebut belum lazim dimiliki oleh kaum perempuan.

    Pernikahan Rasulullah SAW dengan Hafshah merupakan bukti cinta kasih beliau kepada mukminah yang telah menjanda setelah ditinggalkan suaminya, Khunais bin Hudzafah as-Sahami, yang berjihad di jalan Allah SWT , pernah berhijrah ke Habasyah, kemudian ke Madinah, dan gugur dalam Perang Badar.

    Umar sangat sedih karena anaknya telah menjadi janda pada usia yang sangat muda, sehingga dalam hatinya terbersit niat untuk menikahkan Hafshah dengan seorang muslim yang sholeh agar hatinya kembali tenang. Untuk itu dia pergi kerumah Abu Bakar dan meminta kesediaannya untuk menikahi putrinya. Akan tetapi Abu Bakar diam, tidak menjawab sedikitpun. Kemudian Umar menemui Utsman bin Affan dan meminta kesediaannya untuk menikahi putrinya. Akan tetapi pada saat itu, Utsman masih berada dalam kesedihan karena istrinya Ruqayah binti Muhammad, baru meninggal. Utsman pun menolak permintaan Umar. Menghadapi sikap dua sahabatnya, Umar sangat kecewa. Kemudian dia menemui Rasulullah SAW dengan maksud mengadukan sikap kedua sahabatnya itu. Mendengar penuturan Umar, Rasulullah SAW bersabda, " Hafshah akan menikah dengan seseorang yang lebih baik daripada Utsman dan Abu Bakar. Utsman pun akan menikah dengan seseorang yang lebih baik daripada Hafshah." Disinilah Umar mengetahui bahwa Rasulullah SAW yang akan meminang putrinya.

    Umar merasa sangat terhormat mendengar niat Rasulullah SAW untuk menikahi putrinya, dan kegembiraan tampak pada wajahnya. Umar langsung menemui Abu Bakar untuk mengutarakan maksud Rasulullah SAW. Abu Bakar berkata, " Aku tidak bermaksud menolakmu dengan ucapanku tadi, karena aku tahu bahwa Rasulullah SAW telah menyebut-nyebut nama Hafshah, namun aku tidak mungkin menyebut rahasia beliau kepadamu. Seandainya Rasulullah SAW membiarkannya tentu akulah yang akan menikahi Hafshah." Umar baru saja memahami mengapa Abu Bakar menolak putrinya. Sedangkan sikap Utsman hanya karena sedih atas meninggalnya Ruqayah dan dia bermaksud mempersunting saudaranya, Ummu Kultsum, sehingga nasabnya dapat terus bersambung dengan Rasulullah SAW. Setelah Utsman menikah dengan Ummu Kultsum, dia dijuluki dzunnuraini ( pemilik dua cahaya ).

    Di rumah Rasulullah SAW, Hafshah menempati kamar khusus, sama dengan Saudah dan Aisyah. Secara manusiawi Aisyah sangat mencemburui Hafshah karena mereka sebaya. Lain halnya dengan Saudah binti Zum`ah yang menganggap Hafshah sebagai wanita mulia putri Umar bin Khattab, sahabat Rasulullah SAW yang terhormat.

    Umar berpesan kepada putrinya agar berusaha dekat dengan Aisyah dan mencintainya, karena Umar mengetahui bahwa kedudukan Aisyah sangat tinggi dihati Rasulullah SAW juga yang ridha terhadap Aisyah berarti ridha terhadap Rasulullah SAW. Selain itu Umar juga mengingatkan Hafshah agar menjaga tindak tanduknya sehingga diantara mereka berdua tidak terjadi perselisihan. Akan tetapi memang sangat manusiawi jika diantara mereka tetap saja terjadi kesalahpahaman yang bersumber dari perasaan cemburu. Salah satu contohnya adalah kejadian ketika Hafshah melihat Mariyah al-Qibtiyah datang menemui Nabi SAW dalam suatu urusan. Mariyah berada jauh dari masjid, dan Rasulullah SAW menyuruhnya masuk kedalam rumah Hafshah yang ketika itu sedang pergi kerumah ayahnya, dia melihat tabir kamar tidurnya tertutup, sementara Rasulullah SAW dan Mariyah berada didalamnya. Melihat kejadian itu amarah Hafshah meledak, Hafshah menangis penuh amarah. Rasulullah SAW berusaha membujuk dan meredakan amarah Hafshah, bahkan beliau bersumpah mengharamkan Mariyah baginya kalau Mariyah tidak meminta maaf pada Hafshah, dan Nabi SAW meminta agar Hafshah merahasiakan kejadian tersebut.

    Merupakan hal yang wajar jika istri-istri Rasulullah SAW merasa cemburu terhadap Mariyah, karena dialah satu-satunya wanita yang melahirkan putra Rasulullah SAW setelah Siti Khadijah r.a. Kejadian itu segera menyebar, padahal Rasulullah SAW telah memerintahkan untuk menutupi rahasia tersebut. Berita itu akhirnya diketahui Rasulullah SAW sehingga beliau sangat marah, Rasulullah SAW bermaksud menceraikan Hafshah, tetapi Jibril mendatangi beliau dengan maksud memerintahkan beliau untuk mempertahankan Hafshah sebagai istrinya karena dia adalah wanita yang berpendirian teguh. Rasulullah SAW pun mempertahankan Hafshah sebagai istrinya, terlebih karena Hafshah sangat menyesali perbuatannya dengan membuka rahasia dan memurkakan Rasulullah SAW.Umar bin Khattab mengingatkan kembali putrinya agar tidak lagi membangkitkan amarah Rasulullah SAW dan senantiasa mentaati dan mencari keridhaan beliau. Hafshah memperbanyak ibadah terutama puasa dan sholat malam. Kebiasaan itu terus berlanjut hingga Rasulullah SAW wafat.

    Karya besar Hafshah bagi Islam adalah terkumpulnya Al Qur`an ditangannya setelah mengalami penghapusan. Dialah istri Nabi SAW yang pertama kali menyimpan Al Qur`an dalam bentuk tulisan pada kulit, tulang, dan pelepah kurma, hingga kemudian menjadi sebuah Kitab yang sangat agung. Mushaf asli Al Qur`an itu berada dirumah Hafshah hingga dia meninggal.

    Tentang wafatnya Hafshah, sebagian riwayat mengatakan bahwa Sayyidah Hafshah wafat pada tahun ke-47 pada masa pemerintahan Mu`awiyah bin Abu Sufyan. Dia dikuburkan di Baqi`, bersebelahan dengan kuburan-kuburan istri-istri Nabi SAW yang lain.

    Dikutip dari: Amru Yusuf/ Istri Rasulullah, contoh dan teladan.
    http://www.acehforum.or.id/hafshah-binti-umar-t2581.html

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  Admin on Thu Apr 09, 2009 12:50 am

    UNTUK GAUL BAGIAN 2

    G4ul wrote:Ada lagi kejelekan NABI muhammad?
    Kalo KAPIR,, BUAnyakk banget...



    Banyak mana sama Muhammad?

    Ayo kita bikin list yuk, Muhammad itu pernah melakukan semua kejahatan di Dunia, dan sampai sekarang, tidak ada orang yang bisa bikin semua kejahatan, meskipun seorang Yakuza sekalian.
    Muhammad paling komplit, bahkan bisa di sebut Bapak dar Segala Kejahatan/Kriminal.
    Membunuh, merampok, berjinah, menyembah berhala, incest, beol sembarangan, KDRT (mukul istri), pokoknya tinggal sebut satu buah kejahatan di dunia ini, pasti pernah di lakukan oleh Muhammad.
    10 perintah Allah di langgar abis!###############YAH INI SIH ORANG GILA YG LAGI TELER NGOMONG , ASBUN ALIAS ASAL BUNYI....

    G4ul wrote:1. gak punya agama jadi gak ada aturan, so mo KAWIN, KUMPUL kebo, zina, tuh sah2 aja..



    [b]Saat itu adalah giliran Hafsa untuk bersetubuh dengan sang Nabi. Budak Hafsa yang bernama Maria, orang Koptik Kristen pemberian dari Raja Alexandria, juga berada di kamarnya ketika sang Nabi masuk. Maria adalah gadis remaja yang cantik jelita, merangsang sukma. Dia membangkitkan nafsu berahi pria manapun yang melihatnya; apalagi pria seperti sang Nabi yang diberi kekuatan seks sebanyak 30 pria oleh Allah. Kalau tidak percaya, lihat hadisnya:
    Hadis Sahih Bukhari Volume 1, Book 5, Number 268:##############LIHAT KEBOHONGAN GEMBONG IFF :


    Volume 1, Book 5, Number 268:

    Narrated Qatada:

    Anas bin Malik said, "The Prophet used to visit all his wives in a round, during the day and night and they were eleven in number." I asked Anas, "Had the Prophet the strength for it?" Anas replied, "We used to say that the Prophet was given the strength of thirty (men)." And Sa'id said on the authority of Qatada that Anas had told him about nine wives only (not eleven).
    http://www.islamawareness.net/Ghusl/sahih_bukhari.html


    Volume 1, Buku 5, Nomor 268:

    Menceritakan Qatada:

    Anas bin Malik berkata, "Nabi digunakan untuk mengunjungi semua isteri di sekeliling, sepanjang hari dan malam dan mereka dalam nomor sebelas." Saya bertanya Anas, "Seandainya Nabi kekuatan untuk itu?" Anas menjawab, "Kami digunakan untuk mengatakan bahwa Nabi diberikan kekuatan (tiga puluh orang)." Dan Sa'id berkata pada kewenangan Qatada Anas bahwa dia telah diberitahu tentang sembilan istri saja (bukan sebelas).


    Kok sepertinya agama yg mana ya..? Ahh.. iya... muslim!!!
    Tapi di bikin pura2 sah, jd ada kawin siri, kawin misyar..###########ISLAM DAN MUHAMMAD MAU DIJATUHIN MANA BISA …KACIAN DEH….BISANYA ASBUN…..
    Pake :

    http://www.syariaheaven.biz.ly/

    BIRO JODOH SYARIAH.
    الشريعة تعود المباراة ®

    G4ul wrote:2. gak punya surga dan neraka, KAN gak punya TUHAN (ATHEIS SEJATI), jadi mo bacok orang yang bersalah ma nggak tu sah2 saja...



    ga salah nih, yg suka bacok2 dan penggal kepala orang siapa nih? ORANG KAFIR TUH….ISLAM KAGA NGAJARIN TUH….

    [8.12] (Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman". Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.#########AYAT INI DALAM KONDISI PERANG BUKAN DALAM KONDISI DAMAI …..KACIAN DEH…..

    G4ul wrote:3. Gaka ada hukum yang mengikat kuat (meski hukum negara dijalnkan), so PEMBERONTAKAN adalah SPIRIT kehidupannya.. CONTOH : PKI, UMAT KAFIR DI iNDIA, MAFIA ITALIA, ISRAEL, dan masih banyak lagi cerita2 tentang kafir...



    siapa yg memimpin pemberontakan di Mekah?
    Bapak kriminal ini ternyata.

    http://media.isnet.org/islam/Haekal/Muh ... ebas2.html

    G4ul wrote:4. Gak Punya Tanggung JAWAB dari diri sendiri maupun masyarakat, so mau nyelewengin istri orag, mau ngrampok, mau perkos pembantu, mau Mabuk2an, mau Nyolong, Mau menghujat agama lain, mau berjudi, mau buat onar, itu adalah KEBAIKAN dan KEWAJIBAN KAFIR, tul gak...



    wah, klo ini borongan nya isi quran dan hadist.

    menantu sendiri, zainab diembat,###########FITNAH DARI MANA INI ?

    Menghujat agama lain:

    Ibnu Ishaq berkata, "-Seperti yang disampaikan kepadaku- bahwa Abu Jahal bin Hisyam berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, kemudian ia berkata kepada beliau, 'Hai Muhammad, engkau harus berhenti mencela tuhan-tuhan kami! Jika tidak, maka kami akan mencela Tuhan yang engkau sembah.'

    Kemudian Allah Ta'ala menurunkan ayat tentang Abu Jahal,

    'Dan janganlah kalian memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan '. " (Al-An'am: 108).###########LIHAT :


    108 Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.(QS. 6:108)

    Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al An'aam 108
    وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ فَيَسُبُّوا اللَّهَ عَدْوًا بِغَيْرِ عِلْمٍ كَذَلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ثُمَّ إِلَى رَبِّهِمْ مَرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (108)
    Sesudah itu Allah swt. melarang kaum muslimin memaki berhala yang disembah kaum musyrikin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadinya, yaitu maki-makian terhadap Allah yang melampaui batas dari pihak orang-orang musyrikin, karena mereka adalah orang-orang yang tidak mengetahui sifat-sifat Allah swt. dan sebutan-sebutan yang seharusnya diucapkan untuk-Nya. Maka bisa terjadi mereka memaki-maki Allah dengan kata-kata yang menyebabkan kemarahan orang-orang mukmin. Dan ayat ini dapat diambil pengertian bahwa sesuatu perbuatan apabila dipergunakan untuk terwujudnya perbuatan lain yang maksiat, maka seharusnyalah ditinggalkan, dan segala perbuatan yang menimbulkan akibat buruk, maka perbuatan itu terlarang. Dan ayat ini memberikan isyarat pula kepada adanya larangan bagi kaum Muslimin bahwa mereka tidak boleh melakukan sesuatu yang menyebabkan orang-orang kafir tambah menjauhi kebenaran. Memaki-maki berhala sebenarnya adalah memaki-maki benda mati. Oleh sebab itu memaki berhala itu adalah tidak dosa. Akan tetapi karena memaki berhala itu menyebabkan orang-orang musyrik merasa tersinggung dan marah, yang akhirnya mereka akan membalas dengan memaki-maki Allah, maka terlaranglah perbuatan itu.
    Allah swt. memberikan penjelasan bahwa Dia menjadikan setiap umat menganggap baik perbuatan mereka sendiri. Hal ini berarti bahwa ukuran baik dun tidaknya sesuatu perbuatan atau kebiasaan, adakalanya timbul dari penilaian manusia sendiri, apakah itu merupakan perbuatan atau kebiasaan yang turun temurun ataupun perbuatan serta kebiasaan yang baru saja timbul, seperti tersinggungnya perasaan orang-orang musyrik apabila ada orang-orang yang memaki berhala-berhala mereka. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran untuk menilai perbuatan atau kebiasaan itu baik atau buruk, adalah termasuk persoalan yang ikhtiyari. Hanya saja di samping itu Allah swt. telah memberikan naluri pada diri manusia untuk menilai perbuatan dan kebiasaan itu, apakah perbuatan dan kebiasaan itu termasuk baik ataukah buruk. Sedangkan tugas-tugas Rasul adalah menyampaikan wahyu yang membimbing dan mengarahkan bakat-bakat itu untuk berkembang sebagaimana mestinya ke jalan yang benar agar mereka dapat menilai perbuatan serta kebiasaan itu dengan penilaian yang benar.
    Pada akhir ayat ini Allah swt. memberikan penjelasan bahwa manusia keseluruhannya akan kembali kepada Allah setelah mereka mati, yaitu pada hari berbangkit; karena Dialah Tuhan yang sebenarnya dan Dia akan memberitakan seluruh perbuatan yang mereka lakukan di dunia, dan akan memberikan balasan yang setimpal.
    Mengenai sebab turunnya ayat ini diceritakan sebagai berikut: Pada suatu ketika orang-orang Islam memaki-maki berhala, sesembahan orang-orang kafir, kemudian mereka dilarang dari memaki-maki itu. (Riwayat Abdurrazak dari Qatadah))
    Menurut keterangan Az Zajjaj bahwasanya orang-orang Islam dilarang melaknati berhala-berhala yang disembah orang-orang musyrik.

    Mabuk2an khamar di surga.##########KHAMAR DI SURGA TIDAK MEMABUKKAN…..

    Pedoplhil.########TUDUHAN BASI……….

    Muhammad tukang bikin onar.####MUHAMMAD PEMBAWA KEBAIKAN BAGI UMAT MANUSIA

    G4ul salah lagi rupanya..

    cheers

    G4ul

    Jumlah posting : 31
    Join date : 14.03.09

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  G4ul on Wed Apr 15, 2009 9:55 pm

    MAs admin tlg bantu jawab ya, ni ada pengikut YODAS ISKARIOT BUGIL lagi tanya:
    ya aq mo nanya,, aq gak berani nanya ma temen islam q takut tersinggung masalhnya hal kayak gini gak bisa basa basi:

    1.kenapa klo solat harus 5 kali?????? kenal daniel gak (dalam alkitab dy orng taat bgt sampe singa ja gak berani ma dy) dy klo doa cm 3X dalm sehari n gak pake wudu dl/ hadap ma dulu.... tp Tuhan sayang ma dy .....jaman dl ja doanya gak banya aturan.contoh musa, abraham, daud,isak,yakub, ja klo berdoa gak aneh n ribet2... Tuhan Yesus pun klo doa gak ribet ......kok sekarang d bikin ribet??????ini termasuk kemajuan/ kemunduran???????

    2.setiap solat doanya sama gak isinya?????klo sama kok waktunya di bedaim ampe 5????

    3.knp harus bahasa arap??????emang Tuhan cm ngerti bahasa arab??????berati klo emang Tuhan yg kita sembah sama berati selama ini doa Q gak dijawab dong????jd siapa dong yg jawab doa Q???????trus waktu mama Q sakit n dokter bilng gak tau penyebabnya n gak bisa nolong....n terus kami sekeluarga berdoa untuk mama....trus sembuh??????sapa yg nyembuhin?????

    4.klo aq kafir kok aq masih diberkati????????

    bs di jawab gak??????

    G4ul

    Jumlah posting : 31
    Join date : 14.03.09

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  G4ul on Wed Apr 15, 2009 9:57 pm

    KAFIR WROTE :

    ini saya dapat refrensi tentang silsilah MOHAMMAD SAW kalai dia keturunan Ismail

    http://media.isnet.org/islam/Silsilah/Muhammad03.html

    saya minta kejelasan

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    PERNIKAHAN MUHAMMAD DENGAN Siti Zainab binti Jahsy

    Post  Admin on Sun Apr 19, 2009 12:03 am

    37 Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: `Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah`, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap isterinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi.(QS. 33:37)
    ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

    Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Ahzab 37
    وَإِذْ تَقُولُ لِلَّذِي أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَأَنْعَمْتَ عَلَيْهِ أَمْسِكْ عَلَيْكَ زَوْجَكَ وَاتَّقِ اللَّهَ وَتُخْفِي فِي نَفْسِكَ مَا اللَّهُ مُبْدِيهِ وَتَخْشَى النَّاسَ وَاللَّهُ أَحَقُّ أَنْ تَخْشَاهُ فَلَمَّا قَضَى زَيْدٌ مِنْهَا وَطَرًا زَوَّجْنَاكَهَا لِكَيْ لَا يَكُونَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ حَرَجٌ فِي أَزْوَاجِ أَدْعِيَائِهِمْ إِذَا قَضَوْا مِنْهُنَّ وَطَرًا وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ مَفْعُولًا (37)
    Sebab turunnya ayat ini ialah karena ada hubungannya dengan pernikahan Zaid bin Harisah binti Jahsy anak bibi Rasulullah saw. Rasulullah saw pernah melamar Siti Zainab binti Jahsy seorang bangsawan Quraisy untuk dinikahkan dengan Zaid bin Harisah bekas seorang hamba sahaya yang sudah dimerdekakan dan telah dipungut oleh Rasulullah saw sebagai anak angkat. Lamaran itu ditolak oleh Zainab dan saudaranya karena dipandang tidak kufu dan sederajat di antara keduanya. Yang satu bekas seorang hamba sahaya dan yang seorang lagi seorang wanita bangsawan keturunan Quraisy. Maka turunlah ayat ke 36 dari surat Al Ahzab ini yang menyebabkan lamaran Rasulullah oleh mereka diterima. Kemudian Zaid dinikahkan kepada Zainab dengan maskawin sebanyak 60 (enam puluh) dirham, kain kudung dan selimut, sebuah perisai, selendang, 50 mud gandung dan 30 kelah koma.
    Adapun hikmah dari perkawinan ini, walaupun ada unsur ketidak senangan dari pihak wanita ialah untuk membatalkan suatu adat kebiasaan yang berlaku sejak zaman Jahiliah di kalangan orang-orang Arab yang ada hubungannya dengan keturunan dan kemuliaan. Kebiasaan itu ialah bahwa mereka mempersamakan antara anak angkat dengan anak kandung di dalam segi keturunan dan hukum pembagian harta pusaka dan tidak boleh menikahi istri bekas anak angkat seperti tidak boleh menikahi menantunya dari anak kandung. OIeh karena itu diturunkan pada permulaan surat ini bahwa Allah Taala tidak menjadikan anak-anak angkat sebagai anak kandung. Yang demikian itu hanyalah perkataan di mulutmu saja (ayat 4). Allah SWT memerintahkan Nabi-Nya supaya membatalkan hukum Jahiliah itu dengan suatu tindakan yang tegas. Setelah Zainab di nikahi oleh Zaid bin Harisah atas perintah Nabi. ternyata di dalam kehidupan rumah tangganya tidak ada keserasian antara suami-istri, dan Zaid sering mengeluh dan menyampaikan keluhannya kepada Rasulullah bahwa istrinya (Zainab) kadang-kadang memperlihatkan kesombongannya sebagai seorang bangsawan. Rasulullah saw sendiri yang sudah mengetahui hikmah dari Allah itu memberi nasihat kepada Zaid: "Tahanlah terus istrimu dan bertakwalah kepada Allah". Karena Zaid tidak dapat menahan penderitaan hatinya lebih lama maka ia menceraikan istrinya Zainab, dan setelah selesai `idahnya ia dinikahi oleh Rasulullah saw, supaya tidak ada keberatan bagi seorang mukmin untuk mengawini bekas istri anak angkatnya.
    Pada ayat ini Allah memperingatkan kepada Nabi-Nya bahwa apa-apa yang terjadi antara Zaid bin Harisah dengan Zainab binti Jahsy itu adalah untuk menguatkan keimanan beliau dengan menegaskan kebenaran dan menghilangkan keragu-raguan dari hati orang-orang yang lemah imannya. Allah SWT menyuruh Rasul-Nya supaya memperhatikan ucapannya ketika beliau berkata kepada Zaid bin Harisah yang telah dikaruniai nikmat (oleh Allah) dan kasih sayang serta berbagai pemberian dari Nabi "Tahanlah terus istrimu dan bertakwalah kepada Allah, dan janganlah berpisah dengan Zainab disebabkan kesombongannya atau keangkuhannya karena keturunan, karena perceraian itu akan mengakibatkan noda kepadanya yang sulit untuk diperbaikinya". Nabi sendiri telah mengetahui bahwa Zaid itu pada akhirnya pasti akan bercerai dengan Zainab, dan beliau merasa berat pula jika hal tersebut telah menjadi kenyataan sebab tentu akan menimbulkan bermacam-macam ocehan di kalangan masyarakat. Nabi menyembunyikan di dalam hatinya apa yang Allah nyatakan, karena Nabi sendiri menyadari bahwa beliau sendiri harus dijadikan suri teladan oleh sekalian umatnya untuk melaksanakan perintah Allah walaupun dengan korban perasaan. Menurut naluri, kebiasaannya manusia takut kepada sesama manusia, padahal Allah yang lebih berhak untuk ditakuti. Oleh beliau dibayangkan bahwa apabila beliau telah nikah dengan Siti Zainab bekas istri anak angkatnya. maka hal demikian pasti akan menjadi buah mulut di kalangan bangsa Arab, karena sejak zaman Jahiliah mereka memandang bahwa anak angkat itu dipersamakan dengan anak kandung. sehingga mereka diharamkan menikahi bekas istri anak angkatnya.
    Nabi Muhammad saw diperintahkan oleh Allah Taala supaya jangan menghiraukan ocehan khalayak ramai sehubungan dengan pernikahan beliau dengan Siti Zainab. Tatkala Zaid telah menunaikan hajatnya terhadap istrinya dengan perceraian, maka Allah menikahkan Nabi saw kepada Zainab agar tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk menikahi bekas istri anak angkatnya, apabila anak angkat itu telah menceraikan istrinya. Dan ketetapan Allah tentang pernikahan Zainab dengan Nabi itu adalah suatu ketetapan yang sudah pasti. Diriwayatkan oleh Bukhari dan Tirmizi ra bahwa Siti Zainab sering membangga-banggakan dirinya terhadap istri-istri Nabi lainnya dengan ucapan "Kamu, istri-istri Nabi dinikahkan oleh keluargamu sendiri tetapi saya dinikahkan oleh Allah SWT. Dan diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Sya'bi bahwa Siti Zainab pernah berkata kepada Nabi saw: "Saya mempunyai kelebihan dengan tiga perkara yang tidak dimiliki oleh istri-istrimu yang lain, yaitu:
    1. Kakekku dan kakekmu adalah sama yaitu Abdul Muttalib.
    2. Allah menikahkan engkau denganku dengan perantaraan wahyu dari langit.
    3. Pesuruh yang ditugaskannya adalah Malaikat Jibril.

    G4ul

    Jumlah posting : 31
    Join date : 14.03.09

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  G4ul on Tue Apr 21, 2009 12:35 am

    Lha pertanyaanku yang 4 tu gimana mas? kug lum di jawab?
    Sad

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  Admin on Tue Apr 21, 2009 1:30 am

    G4ul wrote:KAFIR WROTE :

    ini saya dapat refrensi tentang silsilah MOHAMMAD SAW kalai dia keturunan Ismail

    http://media.isnet.org/islam/Silsilah/Muhammad03.html

    saya minta kejelasan

    silsilahnya sudah cukup jelas lihat :

    http://media.isnet.org/islam/Silsilah/Muhammad01.html

    http://media.isnet.org/islam/Silsilah/Muhammad02.html

    http://media.isnet.org/islam/Silsilah/Muhammad03.html

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  Admin on Tue Apr 21, 2009 1:45 am

    G4ul wrote:MAs admin tlg bantu jawab ya, ni ada pengikut YODAS ISKARIOT BUGIL lagi tanya:
    ya aq mo nanya,, aq gak berani nanya ma temen islam q takut tersinggung masalhnya hal kayak gini gak bisa basa basi:

    1.kenapa klo solat harus 5 kali?????? kenal daniel gak (dalam alkitab dy orng taat bgt sampe singa ja gak berani ma dy) dy klo doa cm 3X dalm sehari n gak pake wudu dl/ hadap ma dulu.... tp Tuhan sayang ma dy .....jaman dl ja doanya gak banya aturan.contoh musa, abraham, daud,isak,yakub, ja klo berdoa gak aneh n ribet2... Tuhan Yesus pun klo doa gak ribet ......kok sekarang d bikin ribet??????ini termasuk kemajuan/ kemunduran???????

    2.setiap solat doanya sama gak isinya?????klo sama kok waktunya di bedaim ampe 5????

    3.knp harus bahasa arap??????emang Tuhan cm ngerti bahasa arab??????berati klo emang Tuhan yg kita sembah sama berati selama ini doa Q gak dijawab dong????jd siapa dong yg jawab doa Q???????trus waktu mama Q sakit n dokter bilng gak tau penyebabnya n gak bisa nolong....n terus kami sekeluarga berdoa untuk mama....trus sembuh??????sapa yg nyembuhin?????

    4.klo aq kafir kok aq masih diberkati????????

    bs di jawab gak??????

    ===================

    G4ul wrote:MAs admin tlg bantu jawab ya, ni ada pengikut YODAS ISKARIOT BUGIL lagi tanya:
    ya aq mo nanya,, aq gak berani nanya ma temen islam q takut tersinggung masalhnya hal kayak gini gak bisa basa basi:

    1.kenapa klo solat harus 5 kali?????? kenal daniel gak (dalam alkitab dy orng taat bgt sampe singa ja gak berani ma dy) dy klo doa cm 3X dalm sehari n gak pake wudu dl/ hadap ma dulu.... tp Tuhan sayang ma dy .....jaman dl ja doanya gak banya aturan.contoh musa, abraham, daud,isak,yakub, ja klo berdoa gak aneh n ribet2... Tuhan Yesus pun klo doa gak ribet ......kok sekarang d bikin ribet??????ini termasuk kemajuan/ kemunduran???????################

    SHOLAT 5 WAKTU ITU SUDAH KETENTUAN DARI ALLAH....DG 5 WAKTU TERSEBUT MAKA KAUM MUSLIMIN AKAN SELALU DEKAT DAN CEPAT UNTUK BERIBADAH/BERHUBUNGAN /BERDOA KEPADA ALLAH...KAGA PERLU NUNGGU SEMINGGU SEPERTI ORANG KRISTEN BARU KE GEREJA PADA HARI MINGGU...PERLU WUDHU DULU KARENA UMAT ISLAM MENGUTAMAKAN KEBERSIHAN DAN KESUCIAN DAN SANGAT MENGHORMATI TUHANNYA / ALLAH....KAGA SEPERTI ORANG KRISTEN DALAM KEADAAN KOTORPUN DAPAT MENGHADAP TUHAN....

    UNTUK BERDOA KAPAN SAJA UMAT ISLAM BISA KOK,,,KAGA RIBET KOK...

    2.setiap solat doanya sama gak isinya?????klo sama kok waktunya di bedaim ampe 5????######BACAAN SHOLAT SAMA DARI 5 WAKTU TSB. KALAU DOA TERGANTUNG MASING ORANG APA YG INGIN DIDOAKANNYA PADA ALLAH....

    3.knp harus bahasa arap??????emang Tuhan cm ngerti bahasa arab??????berati klo emang Tuhan yg kita sembah sama berati selama ini doa Q gak dijawab dong????jd siapa dong yg jawab doa Q???????trus waktu mama Q sakit n dokter bilng gak tau penyebabnya n gak bisa nolong....n terus kami sekeluarga berdoa untuk mama....trus sembuh??????sapa yg nyembuhin?????######### BAHASA ARAB ADALAH BAHASA PERSATUAN UMAT ISLAM, DIMANAPUN MEREKA BERADA MAKA SAMA BACAAN SHALATNYA,...TUHAN MAHA MENGETAHU...BAHASA APAPUN DIA TAHU....PENYAKIT ITU DARI ALLLAH DAN ATAS IJIN ALLLAH PENYAKIT ITU SEMBUH, MANUSIA HANYA BERUSAHA DAN BERDOA AGAR PENYAKIT TSB DISEMBUHKAN

    4.klo aq kafir kok aq masih diberkati????????####### ITU DIDUNIA DI AKHIRAT ANDA AKAN DILEMPARKAN KE NERAKA

    bs di jawab gak??????
    #######SUDAH DIJAWAB.... cheers

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  Admin on Tue Apr 21, 2009 1:50 am

    G4ul wrote:Lha pertanyaanku yang 4 tu gimana mas? kug lum di jawab?
    Sad
    ==============
    SUDAH DIJAWAB SEMUA Very Happy

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 129
    Join date : 01.03.09

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  Admin on Thu Apr 23, 2009 12:51 am

    Admin wrote:BEBERAPA SABDA NABI MUHAMMAD

    Rasulullah bersabda, "Sesungguh nya Allah menyayangi hamba-hamba- Nya yang penyayang". (HR. al-Bukhari)

    Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya Allah ta'ala hanya merahmati hamba-hambaNya yang pengasih." (HR. Bukhari).

    “Orang yang pengasih akan di kasihi Dzat yang Maha Pengasih, kasihilah yang di bumi, maka yang di langit akan mengasihimu.” HR. Tirmidzi

    “Allah ta’ala menolong seorang hamba selagi hamba tersebut menolong sesamanya.” HR. Muslim

    “Barang siapa menolong saudaranya yang membutuhkan maka Allah ta’ala akan menolongnya.” HR. Muslim

    “Barang siapa yang mempermudah kesulitan orang lain, maka Allah ta’ala akan mempermudah urusannya di dunia dan akhirat.” HR. Muslim

    “Barang siapa yang tidak menaruh belas kasihan terhadap sesamanya, maka Allah ta’ala tidak akan mengasihinya.” HR. Muslim

    “Barang siapa yang mampu memberikan kemanfaatan kepada saudaranya hendaklah ia lakukan.” HR. Muslim

    “Bukankah kalian ditolong dan diberi rizki lantaran orang-orang lemah di antara kalian?” HR. Bukhari

    “Barangsiapa yang suka rezkinya akan diluaskan dan diakhirkan ajalnya maka hendaklah menyambung tali persaudaraan.” HR. Al-Bukhari dan Muslim

    “Carilah (keridhaan)ku melalui orang-orang lemah di antara kalian. Karena sesungguhnya kalian diberi rizki dan ditolong dengan sebab orang-orang lemah di antara kalian.” Ahmad, Abu Daud, At-Tirmidzi, dll. Very Happy cheers

    ======================

    Beberapa sabda nabi muhammad saw - bagian 2 Apr 23, '09 2:42 AM
    for everyone
    Ambillah kesempatan lima sebelum lima: mudamu sebelum tua, sehatmu sebelum sakit, kayamu sebelum melarat, hidupmu sebelum mati, dan senggangmu sebelum sibuk. (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi)

    Pandanglah orang yang di bawah kamu dan janganlah memandang kepada yang di atasmu, karena itu akan lebih layak bagimu untuk tidak menghina kenikmatan Allah untukmu. (HR. Muslim)

    Sesungguhnya persoalan-persoalan itu ada tiga macam, yaitu persoalan yang jelas bagimu sesatnya maka jauhilah, dan persoalan yang terdapat perselisihan di dalamnya maka serahkanlah (kembalikan penentuan hukumnya) kepada yang alim (ilmuwan). (HR. Athabrani)

    Buta yang paling buruk ialah buta hati. (HR. Asysyihaab)

    Usia umatku antara enampuluh dan tujuhpuluh tahun. Sedikit dari mereka yang melampauinya. (HR. Attirmidzi dan Ibnu Majah)

    Mungkin pelampiasan nafsu syahwat yang sebentar berakibat kesedihan yang lama. (HR. Al Baihaqi)

    Rasulullah bersabda dengan membawakan firman Allah dalam hadist Qudsi:
    Pandangan mata adalah panah beracun di antara panah-panah Iblis. Barangsiapa meninggalkannya karena takut kepada-Ku, maka Aku ganti dengan keimanan yang dirasakan manis dalam hatinya. (HR. Al Hakim)

    Ibnu Abi Waqqash berkata, "Ketika aku sakit, Rasulullah datang menjenguk dan aku berkata, "Ya Rasulullah, bolehkan aku mewakafkan seluruh hartaku?" Nabi saw. mejawab, "Tidak." Aku bertanya lagi, "Separonya?" Beliau menjawab, "Meninggalkan keluargamu dalam keadaan baik (senang) lebih baik dari membiarkan mereka miskin mengemis pada orang-orang." (HR. Al Bukhari)

    Hendaklah kamu bertakwa kepada Allah. Jika seseorang membongkar keburukan yang diketahuinya pada dirimu janganlah kamu membongkar keburukan yang kamu ketahui ada pada dirinya. (HR. Ahmad dan Attirmidzi)

    ============

    Kamu tidak bisa memperolah simpati semua orang dengan hartamu tetapi dengan wajah yang menarik (simpati) dan dengan akhlak yang baik. (HR. Abu Yu'la dan Baihaqi)

    Kebajikan itu ialah akhlak yang baik dan dosa itu ialah sesuatu yang merisaukan dirimu dan kamu tidak senang bila diketahui orang lain. (HR. Muslim)

    Ya Rasulullah, terangkanlah tentang Islam dan aku tidak perlu lagi bertanya-tanya kepada orang lain. Nabi saw. menjawab, "Katakan 'Aku beriman kepada Allah' lalu bersikaplah lurus (jujur)." (HR. Muslim)

    Jauhilah segala yang haram niscaya kamu menjadi orang yang paling beribadah. Relalah dengan pembagian (rezeki) Allah kepadamu niscaya kamu menjadi orang paling kaya. Berperilaku baiklah kepadamu niscaya kamu termasuk orang mukmin. Cintailah orang lain pada hal-hal yang kamu cintai bagi dirimu sendiri niscaya kamu tergolong muslim, dan janganlah terlalu banyak tertawa. Sesungguhnya terlalu banyak tertawa itu mematikan hati. (HR. Ahmad dan Attirmidzi)

    Di antara akhlak seorang mukmin adalah berbicara dengan baik, bila mendengarkan pembicaraan tekun, bila berjumpa orang di menyambut dengan wajah ceria dan bila berjanji ditepati. (HR. Adailami)

    Tidak ada kemelaratan yang lebih parah dari kebodohan dan tidak ada harta (kekayaan) yang lebih bermanfaat dari kesempurnaan akal. Tidak ada kesendirian yang lebih terisolir dari ujub (rasa angkuh) dan tidak ada tolong menolong yang lebih kokoh dari musyawarah. Tidak ada kesempurnaan akal melebihi perencanaan (yang baik dan matang) dan tidak ada kedudukan yang lebih tinggi dari akhlak yang luhur. Tidak ada wara' yang lebih baik dari menjaga diri (memelihara harga dan kehormatan diri), dan tidak ada ibadah yang lebih mengesankan dari tafakur (berfikir), serta tidak ada iman yang lebih sempurna dari sifat malu dan sabar. (HR. Ibnu Majah dan Athabrani)

    Kemuliaan orang adalah agamanya, harga dirinya (kehormatannya) adalah akalnya, sedangkan ketinggian kedudukannya adalah akhlaknya. (HR. Ahmad dan Al Hakim)

    Tidak ada sesuatu yang ditelah seorang hamba yang lebih afdhol di sisi Allah daripada menelan (menahan) amarah yang ditelannya karena keridhoan Allah Ta'ala. (HR. Ahmad)

    Seorang sahabat berkata kepada Nabi saw, "Ya Rasulullah, berpesanlah kepadaku." Nabi saw berpesan, "Jangan suka marah (emosi)." Sahabat itu bertanya berulang-ulang dan Nabi saw. tetap berulang kali berpesan, "Jangan suka marah." (HR. Bukhari)

    Hati-hatilah terhadap prasangka. Sesungguhnya prasangka adalah omongan paling dusta. (HR. Al Bukhari)

    Barangsiapa rendah hati kepada saudaranya semuslim maka Allah akan mengangkat derajatnya dan barangsiapa mengangkat diri terhadapnya maka Allah akan merendahkannya. (HR. Athabrani)

    Allah mewahyukan kepadaku agar kamu berprilaku rendah hati agar tidak ada orang yang menzalimi orang lain atau menyombongkan dirinya terhadap orang lain. (HR. Ahmad)

    Orang yang membawa (mengangkut) sendiri barang dagangannya maka dia terbebas dari kesombongan. (HR. Al Baihaqi)

    http://selaras.web44.net/akhlak.php Very Happy cheers

    Sponsored content

    Re: TENTANG MUHAMMAD

    Post  Sponsored content Today at 2:50 am


      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 2:50 am